Minggu, 23 Februari 2020

Toyota Berencana Bikin Mobil Listrik, Tunggu Aturan Turunan Perpres

- 16 Agustus 2019, 18:38 WIB
ILUSTRASI.*/CANVA

JAKARTA, (PR).- Toyota Astra Motor masih menunggu aturan turunan dari Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 Tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai. Toyota menunggu aturan turunan itu sebelum memastikan kebijakan mereka terkait produksi dan penjualan kendaraan listrik.

"Saya sudah lihat sekilas. Itu baru Perpres. Kami masih menunggu bagaimana nanti aturan di bawanya, dari level menteri atau badan pemerintahan yang lain," kata Marketing Director PT Toyota Astra Motor Anton Jimmi Suwandy di Jakarta, Jumat 16 Agustus 2019 kepada Antara.

Mengacu Perpres 55 Tahun 2019 itu, Toyota menunggu aturan turunan terkait pajak penjualan atas barang mewah dan aturan produksi kendaraan listrik.

"Rasanya, Perpres itu yang justru kita tunggu-tunggu karena pemerintah sudah pasti mendukung produksi dalam negeri untuk masuk ke dunia elektrifikasi. Mudah-mudahan, (aturan turunannya) sesuai banyangan kami, (produksi listrik">mobil listrik sampai) 20 persen pada 2025 sangat mungkin," ujarnya.

Menurut Anton, Perpres itu memproyeksikan jumlah kendaraan listrik bisa mencapai 20 persen dari total pasar mobil di Indonesia pada 2025.

"Tujuan akhir Perpres itu sebenarnya ingin supaya dunia otomotif di Indonesia bisa memproduksi mobil-mobil elektrifikasi," katanya.

Toyota enggan menjelaskan rencana produksi mereka, termasuk jenis mobil apa yang akan disuguhkan sebagai listrik">mobil listrik untuk pasar Indonesia karena belum ada peraturan turunan dari Perpres 55 Tahun 2019.

Fast Charging Station

BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) telah memiliki dua inovasi Fast Charging Station atau stasiun pengisian cepat untuk listrik">mobil listrik di Jakarta dan Puspiptek Serpong.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X