NMAA Banyak Belajar Modifikasi ke SEMA

- 9 November 2016, 08:12 WIB

LAS VEGAS, (PR).- Janji untuk kembali datang ke Amerika Serikat di tahun 2016, akhirnya terlaksana. Sebelumnya, tahun lalu National Modificator and Aftermarket Association (NMAA) mengunjungi pameran modifikasi terbesar di dunia yakni Specialty Equipment Market Association (SEMA) Show. Masih bertempat di Las Vegas, pada 1-4 November SEMA kembali dilaksanakan. Acara tersebut menjadi ajang yang ditunggu guna mengetahui tren modifikasi dunia serta komponen aftermarket terkini. Dapat dikatakan, SEMA menjadi kiblat para modifikator dunia. Para tuner dan modifikator berkumpul di sana untuk melihat hasil karya modifikasi. Andre Mulyadi, selaku Founder NMAA menjelaskan, pada SEMA 2016 tidak hanya datang ke pameran. Mereka pun berkesempatan untuk melihat modifikasi mutakhir dari berbagai tuner dan rumah modifikasi terbaik di dunia. Di sana, Andre pun bertemu dengan modifikator ternama asal Amerika Serikat yaitu Neil Tjin. Mereka pun memanfaatkan kesempatan itu untuk berdiskusi dan bertukar pikiran mengenai perkembangan dunia modifikasi beserta komponen aftermarket. Andre mengatakan, NMAA pun sempat mengunjungi West Coast Custom (WCC). Seperti diketahui, rumah modifikasi itu menjadi salah satu yang terkenal di jagad raya saat ini. Kedatangan mereka ke sana adalah untuk berdiskusi berbagai hal. Termasuk dalam upaya memajukan modifikasi di Indonesia. Salah seorang anak bangsa, yakni Musa Tjahjono kini menjabat sebagai Head of Designer WCC, Burbank. Itu menjadi kebanggan Indonesia dalam hal dunia modifikasi. “SEMA Show merupakan event modifikasi dan aftermarket yang menjadi rujukan semua modifikator di dunia. Di sini kami bisa belajar banyak dari mobil-mobil modifikasi yang ditampilkan dan bertemu dengan para modifikator kelas dunia, seperti Neil Tjin, dan West Coast Customs,” katanya. Andre mengatakan, melihat perkembangan modifikasi dan komponen aftermarket di SEMA Show 2016, hal itu dapat menjadi acuan dan bekal bagi para anggota NMAA di Indonesia. Ia pun percaya jika tahun depan anggota dari NMAA dapat ikut serta dan unjuk gigi di acara sekelas SEMA. “Musa bisa menjadi inspirasi bagi semua masyarakat di Indonesia karena prestasinya mencapai rumah modifikasi tingkat dunia. Musa juga menjadi bukti bahwa desainer Indonesia diakui di dunia internasional dan memiliki kualitas yang tak kalah dengan desainer-desainer dari luar negeri,” katanya.***

Editor: Mohamad Ilham Pratama


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X