Di Tengah Pandemi Covid-19, Penjualan Mobil Bekas Lewat Jalur Online Meningkat

- 20 Januari 2021, 12:30 WIB
Ilustrasi penjualan mobil bekas. /Dok SIS

PIKIRAN RAKYAT - Angka penjualan mobil bekas saat pandemi Covid-19 diperkirakan akan naik pada tahun 2021.

Hal ini dikarenakan masyarakat pada umumnya memilih menggunakan mobil pribadi ketimbang kendaraan umum demi mengurangi potensi penularan Covid-19 yang bisa saja terjadi.

Dengan harga yang lebih murah dengan kualitas yang hampir sama, mobil bekas layak untuk dijadikan pilihan dibandingkan mobil baru.

Baca Juga: Penampakan Honda HR-V Generasi Baru, Rilis 18 Februari 2021

Tidak hanya karena hal itu saja, mobil bekas meningkat penjualannya karena banyak masyarakat yang ingin menjual mobilnya dalam waktu dekat ini.

Situs jual beli mobil bekas Carsome menyebutkan bahwa masyarakat Indonesia yang tertarik menjual mobil secara online meningkat 34 persen.

Dari 53 persen sebelum PSBB menjadi 71 persen. Survey yang dilakukan pada Oktober 2020 ini mengindikasikan semakin pesatnya digitalisasi pasar mobil bekas karena platform online dirasa mampu memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam menjual mobil bekas.

Baca Juga: Studi Terbaru Menyebut Membuka Kaca Mobil Bisa Kurangi Penyebaran Covid-19, Apa Buktinya?

Meskipun memiliki kemungkinan peningkatan signifikan, General Manager Carsome Indonesia, Delly Nugraha mengungkapkan tantangan para penjual mobil bekas selama masa pandemi Covid-19.

Ada tiga tantangan yang disebutkan oleh Delly dalam keterangannya.

Halaman:

Editor: Aldiro Syahrian


Tags

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X