Mercedes Gandeng Mahasiswa Ciptakan Alat Bantu Pernapasan

31 Maret 2020, 17:00 WIB
TIM balap Formula 1 Mercedes ciptakan alat bantu pernapasan hasil kerjasama dengan Universitas College London /Instagram.com/@mercedesamg

PIKIRAN RAKYAT - Tim balap Mercedes Formula 1 bantu pemerintah Inggris untuk turut andil dalam penanganan pandemi COVID-19.

Bekerjasama dengan Universitas College London, mereka menciptakan alat bantu pernapasan dalam waktu kurang dari satu minggu.

Insinyur di Mercedes Formula 1 bekerjasama dengan insinyur dan dokter di Universitas tersebut bekerjasama untuk menciptakan alat yang bisa menyediakan oksigen ke paru-paru tanpa adanya ventilator.

Baca Juga: Tidak Mau Membahayakan MotoGP 2021, Carmelo Ezpeleta Batalkan Beberapa Race Musim 2020

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Crash, alat tersebut bernama Continous Positive Airway Pressure (CPAP).

Alat ini sebelumnya digunakan untuk menangani pasien virus corona yang masih belum memerlukan perawatan intensif.

Sebelumnya alat dengan konsep yang sama sudah pernah digunakan di Tiongkok dan Italia untuk merawat pasien virus corona.

Mercedes dan Universitas College London hanya membuat 40 CPAP untuk uji coba dan dibagikan di beberapa rumah sakit.

Baca Juga: Banyak Seri Ditunda Akibat COVID-19, Bernie Ecclestone Anggap Formula 1 dalam Bahaya

Jika nantinya alat tersebut sukses, maka Mercedes akan memperbanyak produksinya hingga mencapai 1000 alat per hari.

Halaman:

Tags

Terkini

Terpopuler