Pikiran Rakyat
USD Jual 14.116,00 Beli 14.214,00 | Sedikit awan, 25 ° C

Di Bandung, Daihatsu Keruk Untung dari Sigra

Anwar Effendi

ROMBONGAN kendaraan Astra Daihatsu New Sigra melintasi jalanan di Bandung.*/ANWAR EFFENDI/PR
ROMBONGAN kendaraan Astra Daihatsu New Sigra melintasi jalanan di Bandung.*/ANWAR EFFENDI/PR

BANDUNG, (PR).- wilayah Bandung masih menjadi pasar yang potensial bagi produk Daihatsu. Termasuk untuk jenis New Daihatsu Sigra, usai diluncurkan dalam waktu lima hari saja, sudah ada 86 permintaan dari konsumen. Jumlah itu merupakan rekor terbanyak di tingkat nasional.

Tingginya permintaan terhadap New Daihatsu Sigra, diakui oleh  Amelia  Tjandra, selaku Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor, di Paskal23 Kota Bandung, Jumat 11 Oktober 2019.

Menurut Amelia, wilayah Bandung selama ini memberikan kontribusi yang lumayan besar. Menghadapi kenyataan itu, pihaknya merespons konsumen dengan percepatan penyerahan kendaraan.

"Dibandingkan bulan sebelumnya, SPK terhadap New Daihatsu Sigra mengalami peningkatan. Dari SPK yang kita terima sebanyak 86, sudah diserahkan 60 unit dan sisanya menyusul dalam waktu dekat," tambah Amelia.

Amelia mengungkapkan, kehadiran New Daihatsu Sigra langsung menjadi favorit dan cocok menjadi kendaraan idaman keluarga. Di sisi lain, pihaknya tidak memungkiri jika ada  beberapa pesanan yang difungsikan untuk kendaraan usaha (taksi online). Namun, Amelia tidak bisa memastikan jumlah detailnya.

New Daihatsu Sigra resmi meluncur, Senin (16/9/2019) di Summarecon Serpong, Tangerang. Kemudian menyusul di sejumlah kota lainnya. Dengan sejumlah perubahan baik di interior dan eksterior, juga penambahan fitur, penampilan New Daihatsu Sigra memang banyak menarik perhatian.

Transmisi manual

Khusus di wilayah Bandung, jenis New Daihatsu Sigra yang paling menarik minat para konsumen, yakni tipe R Deluxe. Uniknya lagi, transmisi yang banyak dibeli pun yang tipe manual ketimbang otomatis. 

Yang paling banyak dipesan itu, lanjutnya, tipe R manual 1.200 cc. Memang beda-beda keinginan konsumen di setiap kotanya. Namun, apa yang diharapkan konsumen, semuanya bisa terpenuhi di New Daihatsu Sigra.

“Secara nasional, SPK Sigra sampai tanggal 8 Oktober itu totalnya sudah mencapai 1.072 unit. SPK ini lebih tinggi 152 unit dibanding bulan lalu dan dibandingkan dengan plan kita lebih tinggi 130 unit,” terangnya.

Astra Daihatsu Sigra diakui saat ini merupakan tulang punggung penjualan ADM. “Kita jualan paling banyak itu memang dari Sigra, 40% jualan Daihatsu itu memang dari Sigra. Semua pesanan diupayakan secepatnya diwujudkan. Ini juga diimbangi dengan kapasitas produksi. Sigra diproduksi di Karawan, jadi tidak ada masalah jika pesanan terus meningkat," ungkap Amelia.

PERUBAHAN New Astra Daihatsu Sigra sudah melewati proses survei.*/ANWAR EFFENDI/PR

Jajal jalan ekstrem

Sebelumnya, New Astra Daihatsu Sigra kembali menjajal rute-rute ekstrem sepanjang jalan alternatif menuju Lembang, Kamis 10 Oktober 2019. Perjalanan 10 kendaraan New Astra Daihatsu Sigra yang mengangkut 31 jurnalis, harus melintasi jalanan sempit naik, turun dan berkelok dari arah Dago Kota Bandung hingga berakhir di Cikole, Lembang Bandung Barat.

Walau dikonsep sebagai kendaraan keluarga, New Astra Daihatsu Sigra tetap lincah di jalanan yang menanjak dan stabil ketika menghadapi turunan. Tak banyak kendala berarti menghadapi jalan yang kurang mulus ditambah cuaca yang ditandai gerimis di wilayah Bandung Utara.

Marketing & CR PT Astra Internasional Tbk-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), Hendrayadi Lastiyoso mengatakan, semua modil produk Daihatsu termasuk jenis Sigra memang sudah disiapkan untuk menghadapi alam Indonesia. Termasuk penyesuaian dengan jalan yang ada dan cuaca yang bakal terjadi.

"Perlu diketahui, uji coba kendaran Daihatsu dihadapkan dengan 24 jenis jalan yang ada di Indonesia. Jadi apa pun kondisi jalannya, mau menanjak, menurun, berkelok tajam, tidak rata hingga berlumpur, kendaraan Daihatsu sudah mengantisipasinya," tutur Hendrayadi.

Menurut Hendrayadi, tipe New Astra Daihatsu Sigra sebelum dikeluarkan sudah melewati berbagai survei. Proses survei secara internal sudah pasti dilakukan, dan yang lebih penting lagi memperhatikan kebutuhan konsumen. Kepuasan konsumen menjadi patokan utama.

"Survei yang dilakukan terhadap konsumen, memperhatikan sampai hal yang terkecil. Misalnya bentuk lampu, pengaturan kaca spion, atau tombol pengaktifan AC, sudah melalui proses survei. Semua itu dilakukan tidak asal-asalan, prosesnya cukup panjang, agar produk yang dihasilkan bisa menjaga kualitas, sesuai harapan konsumen dan memperhatikan keamanan serta kenyamanan," ungkap Hendrayadi.***

Bagikan: