Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Langit umumnya cerah, 19.1 ° C

Kustomfest, Lebarannya Pecinta Otomotif

Ecep Sukirman
KUSTOMFEST yang rutin digelar setiap tahunnya, pada tahun 2019 ini merupakan perhelatan yang kedelapan kalinya.*/ECEP SUKIRMAN/PR
KUSTOMFEST yang rutin digelar setiap tahunnya, pada tahun 2019 ini merupakan perhelatan yang kedelapan kalinya.*/ECEP SUKIRMAN/PR

YOGYAKARTA, (PR).- Kustomfest kerapkali diidentikan dengan ‘lebaran’-nya pecinta otomotif kustom. Kustomfest yang rutin digelar setiap tahunnya, pada tahun 2019 ini merupakan perhelatan yang kedelapan kalinya. Berbagai kemeriahan disajikan, mulai dari pameran mobil kustom, motor kustom, diecast, hingga sepeda kustom.

Pada Sabtu 5 Oktober 2019, Kustomfest 2019 resmi dibuka di hall Jogja Expo center (JEC), Yogyakarta dan siap memanjakan pecinta otomotif khususnya kustom di Indonesia. Builder-builder tanah air, berlomba menjadi yang terbaik dalam seni modifikasi kendaraan ini. Dalam perhelatan tahunan ini, sedikitnya 150 motor dan 28 mobil kustom dipajang di dalam hall JEC. Perhelatan ini akan diselenggarakan hingga Minggu (6/10/2019).

Beberapa kelas dan kategori dalam Kustomfest 2019 ini di antaranya main class yan terdiri dari American Stock Kustom, American Chopper & Bobber, European Chopper & Bobber, Japan Chopper & Bobber, dan main class FFA (free for all). Sedangkan untuk Special Class di antaranya kelas all prostreet, all bagger, all cafe racer, all kustom mini, dan all sramble.

Menurut Sinya Kimura dari Chabott Engineering yang menjadi salah satu tamu luar negeri pada Kustomfest 2019 ini, di negaranya yaiu di Jepang banyak builder yang merangkai kendaraan kustomnya sendiri. Para builder Jepang, kata Sinya Kimura, lebih memilih mesin 2-tak dengan alasan lebih simple.
Dalam kesempatan itu, Sinya Kimura ini menekankan kepada builder Indonesia agar tetap mempertahankan orisinalitas budaya Indonesia, misalnya membubuhkan pola-pola batik di kendaraan kustom-nya yang mampu menonjolkan Indonesia.

“Dibandingkan negara lain, kekayaan budaya Indonesia ini tidak ada habisnya. Jika keunggulan budaya Indonesia yang dipadu-padankan dengan kendaraan kustom dari builder Indonesia dan dipertandingkan di luar negeri, ini akan menjadi daya tarik tersendiri. Karena setiap negara itu memiliki ketertarikan masing-masing,” ujar dia.

Sepeda kustom

Dalam perhelatan Kustomfest ini, bukan hanya dinanti pehobi modifikasi motor dan mobil. Dalam Kustomfest ini juga turut dipamerkan beberapa karya lainnya di luar mobil dan motor, seperti sepeda. Di tangan para customizer kreatif, sepeda ini diubah layaknya sepeda kustom. Bentuknya pun terbilang unik-unik dan menarik perhatian. Bahkan, ada sepeda roda tiga yang layaknya digunakan anak kecil, dipermak menyerupai motor dengan ornamen-ornamen layaknya sebuah kendaraan dewasa.

Dari sisi lainnya, Kustomfest 2019 ini dihadiri beberapa tamu luar negeri di antaranya Shinya Kimura (Chabott Engineering), Yaniv Evan (Powerplant Motorcycles), Shige Suganuma (Mooneyes), Kaichiroh Kurosu (Cherry's Company), dan Dino Dalle Carbonare (Speedhunters).

Kemudian juga ada “The Godfather of Broken Heart” Didi Kempot, untuk menghibur para pengunjung. “Tampilnya Mas Didi Kempot dan berbagai musisi lintas genre menjadi salah satu simbol bahwa musik bisa ikut menyatukan berbagai elemen masyarakat untuk ikut menikmatinya. Ini bagian dari konsep Back to The Roots di tahun ini,” kata Lulut Wahyudi selaku Director Kustomfest 2019.

Dikatakan Lulut, ada berbagai style kustom yang diambil dalam ajang modifikasi terbesar di Indonesia ini, di antaranya chopper, scramble, dan cafe racer yang saat ini masih mendominasi. Sedangkan mengenai asal para peserta, Lulut menjelaskan, banyak diisi builder dari Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta. “Dari daerah lainnya juga ada. Karya-karyanya juga bagus-bagus,” ujar Lulut.

Bisa digunakan

Disinggung mengenai kriteria persyaratan kendaraan yang dianggap layak dipajang dalam Kustomfest ini, Lulut menjelaskan, kriteria yang harus dipenuhi peserta di antaranya yang paling utama adalah kendaraan bisa menyala dan bisa digunakan. Yang uniknya lagi, kata dia, kendaraan yang hadir dalam Kustomfest 2019 ini merupakan kendaraan yang lolos verifikasi.

“Dipastikan kendaraan kustom yang saat ini dipajang di Kustomfest 2019 bukan motor atau mobil langganan. Kendaraan yang ada saat ini di Kustomfest 2019 merupakan kendaraan yang berbeda setiap tahunnya. Kami juga memiliki database peserta tahun-tahun sebelumnya. Kendaraan yang lolos tahun sebelumnya tidak boleh ikut lagi,” ujar dia.

Didi Kempot yang menjadi bintang tamu dalam festival kustom otomotif ini mengatakan, sekarang anak-anak muda dalam memodifikasi kendaraan, sangat luar biasa. Hal itulah yang menjadi ketertarikan dirinya untuk turut memiliki kendaraan kustom.

“Apapun mereknya (kendaraan) asalkan modifnya bagus, itu menarik sekali. Enak dilihat mata, kelihatan jantan, dan lain-lain. Untuk Kustomfest tahun selanjutnya, harusnya lebih seru lagi dibandingkan tahun ini,” kata dia seraya menambahkan antusiasme penonton dalam Kustomfest 2019 ini sangat tinggi.

Pemenang

Dalam perhelatan itu, turut juga diumumkan para pemenang. Untuk pemenang Indonesian Afilliate Event diraih oleh PPMKI, VCY/JVWF, Jogja Holden Day, Jakarta Custom Culture, Burnout, Customland, Custom War, TNT Cup, Kicktengfest, Dirt Kastem, Indonesian Rocker Day, da Kustom Main.

Untuk pemenang Pinstripe Carnival diraih oleh Dany Hacka, Rio Bronx, Wawan Bakwan, Radja Tahta Djasa, Masotopin, Tommy Sneakers Tattoo, Yudith Flying Fast, Sony Twist Paint, dan Franky Mory.

Pemenang Die Cast Kontest untuk kategori upper 1:43 diraih Chevy, Novita Kurniasari, dan Heru Superamanto. Sedangkan untuk kategori under 1:64, diraih Awang Nurmansyah, Heru Superamanto, dan Nayla P.

Untuk pemenang Kustom Bicycle kelas Under 20” (Yohanes Darminto Nugroho, Galih Budiono, dan Akbar), kategori Kustom Street-Mild 20” (Muhammad Kamaludin, Akbar & Dadang Saisaku, dan Shafar Adiansyah Abdillah), Kustom Extreme 20” (Muhammad Rifki Imam Maulana, Anton Maulana, dan Dwi Putro Mardiyanto), All Kustom Bicycle 24”-26”(Ridwani, Miko Bufallon, dan Idam Habibi), FFA Kustom Bicylcle (Ariza Dwi Kurniawan, Zakaria, FX Tomi Febriyanto).

Untuk pemenang Helmet Kustom Paint diraih Khalif Adam, Wahyu Dwi Rahmadhan, dan Bagas Ardiansyah. Pemenang Diton Airbrush Battle Grafis diraih Faizin, Khoiril Adzkar, dan Budi Triyono. Sedangkan pemenang Diton Airbrush Battle Realis yakni Chosim Kusbiyanto, Slamet Riyadi, dan Bani Purnomo. Untuk pemenang  Kustom Paint Battle di raih Adik Sayuti.

Pemenang Best Pick Bike yang dipilih Kuala Lumpur Bike Week’s diraih Komang Gede Sentana Putra. Kemudian Wicked Wallop’s diraih Fachroni, Bangkok Hotrod Kustom Show’s (Wilyam Septa Hasuwa), Chopper Journal’s (Enggal Purna Prahara), Vibes Magazine (Komang Gede Sentana Putra), FKC Mooneyes Spain’s (Komang Gede Sentana Putra), Custom Work Zone’s (Boni Priyundation), Cherry’s Company’s (Yudha Dwipayana), Luck MC’s (Komang Gede Sentana Putra), Chabott Engineering’s (Kadek Nyenyok), Power Plant Motorcycle’s (Komang Gede Sentana Putra), dan Mooneyes’s (Boni Priyundation).

Pemenang Bike Show-Nitrohead <250 CC kelas Choppy Cub diraih Anton Setiawan, Bahrudin, Yogik Suwarbawan. Kelas Nitrohead Chopper&Bobber (Lukman Hakim, Yusuf Prio Subekti, dan Agus Aswin Harta Mulya). Kelas Nitrohead FFA diraih Boni Priyundation, Arif Nurdiansyah, dan Putra Darmagita.

Pemenang Kustom Bike untuk kelas Main Class >250 CC kelas Best Paint Kustom Bike Show diraih Mahendra Putra Dewa. Kelas Best People Choice Bike diraih Denny Andrean. Untuk Kelas American Stock Kustom diraih (Yuwono Lutiarso, Yandinov Taqwa, dan Dickson William). Kelas American Chopper&Bobber (Komang Gede Sentana Putra, Ditho, Sinyo). 

Kelas European Chopper&Bobber (wilyan Septahasuwa), Japan Chopper&Bobber (Dinda Firmansyah, Albertinus Aninditho, Darpita Jiwanda), All Bagger (Ronald Sulistyo, Eka Saputra Tanzil, Rully), All Cafe Racer (Dewa Adi Grassland, Kenny Martin, Ismatullah N), All Scrambler (Yudha Dwipayana, Hendra Cahyono, Herry Nugroho), All Kustom Mini (Kadek Nyenyok, Didik Suhardi, Chairil Saleh), Honda The Battle Of Dream (Boni Priyundation, Dewa Adi Grassland, Bahrudin), Honda Chopper Pick (Asgar Ryamizard), dan Main Class FFA (Fachroni, Ari Supriyanto, Ronny Lesmana Sinaga).

Pemenang Car Pick Best People Choice Car diraih Hafiz Akbar. Untuk Retro Havoc’s (Muhammad Febriyana), Speedhunter’s (Deni Ardiyan), dan Burnout’s Pick (Andi Kurniawan).

Pemenang Best Hot Rod diraih Donny Ariyanto, Best Low Rider (Hafiz Akbar), Best Kustom Airlooked (Muhammad Arnold), Best Muscle Car (Dimas Prananda), Best Retro Car (Roy Hansen), dan Best Pick Up (Koenjtoro Pandji Jingak). Pemenang Best Kustom Bike diraih Komang Gede Sentana Putra.***

Bagikan: