Pikiran Rakyat
USD Jual 14.089,00 Beli 14.187,00 | Umumnya cerah, 24.2 ° C

Ahmad Maulana Juara Modifikasi Honda CBR

Anwar Effendi
TAMPILAN sejumlah motor Honda CBR hasil modifikasi dalam kegiatan Indonesia CBR Race (ICE) Day di Sirkuit Sentul Bogor, Minggu 29 September 2019.*/ANWAR EFFENDI/PR
TAMPILAN sejumlah motor Honda CBR hasil modifikasi dalam kegiatan Indonesia CBR Race (ICE) Day di Sirkuit Sentul Bogor, Minggu 29 September 2019.*/ANWAR EFFENDI/PR

BOGOR, (PR).- Contest Modification CBR kelas 250 cc yang digelar di Sirkuit Sentul Bogor, Minggu 29 September 2019 dimenangkan oleh Ahmad Maulana. Peringkat kedua direbut M. Putra Darmawan. Sedangkan Rafael Satya harus puas di posisi ketiga.

Sementara di kelas 150 cc, modifikasi karya Meko Candra berhak menjadi juara pertama. Disusul oleh Angga Prayuda sebagai runner up, dan Asep Saepudin berada di rangking ketiga.

Lomba modifikasi itu, sebagai rangkaian kegiatan Indonesia CBR Race (ICE) Day di sirkuit Sentul Bogor, Minggu 29 September 2019. Selain lomba modifikasi, panitia juga menggelar tantangan mengendarai motor secara aman (safety riding challenge).

Safety riding challenge Honda melibatkan 50 peserta. Untuk kegiatan ini keluar sebagai juara pertama Alan Bagus. Peringkat kedua diraih Rangga RC. Sedangkan Randa dan Ariesta Eka masing-masing menempati posisi ketiga dan keempat.

Deputy General Manager Marketing Planning and Analysis AHM Andy Wijaya mengatakan, Indonesia CBR Race (ICE) Day memang tidak hanya menggelar balapan. Namun, untuk memfasilitasi kreativitas komunitas motor CBR, pihaknya mengadakan lomba modifikasi dan tantangan mengendarai motor.

"Panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp 60 juta. Tentu saja ini memotivasi peserta untuk menunjukan prestasi dan karyanya. Kami terus berupaya untuk hadir di setiap kesenangan serta gaya hidup para pecinta motor Honda melalui beragam kegiatan," ucap Andy.

Tingginya animo peserta terhadap kegiatan Indonesia CBR Race (ICE) Day, lanjut Andy, pihaknya mengupayakan kegiatan serupa tiga kali dalam setahun. Selama penyelenggaraan, ternyata tidak melulu diikuti komunitas yang ada di Jawa Barat. Tapi juga, menarik komunitas dari provinsi lainnya. "Kondisi ini bagus untuk meningkatkan kompetisinya," tegasnya.***

Bagikan: