Pikiran Rakyat
USD Jual 14.037,00 Beli 14.135,00 | Umumnya cerah, 25.9 ° C

Pangandaran Lautan Scooter Datangkan Uang Ratusan Juta

Tim Pikiran Rakyat
PANITIA memberhentikan vespa kumuh dengan aksesories sampah sebelum pintu masuk lokasi wisata pantai pangandaran.*/MUSLIH JERRY/KABAR PRIANGAN
PANITIA memberhentikan vespa kumuh dengan aksesories sampah sebelum pintu masuk lokasi wisata pantai pangandaran.*/MUSLIH JERRY/KABAR PRIANGAN

PANGANDARAN,(PR).- Peringatan hari jadi ke-18 tahun Pangandaran Scooter Asosiasion (Pasca) yang dikemas pada event rutin tahunan yaitu Pangandaran Lautan Scooter (Palas) mampu menghasilkan perputaran uang hingga ratusan juta di Pangandaran.

Dalam hal ini, panitia Palas turut membantu pemerintdah daerah dalam hal pendapatan dari sektor pariwisata. Terbukti ribuan peserta dari berbagai daerah se-Indonesia membanjiri pantai Pangandaran untuk bersilaturahmi yang disatukan dalam komunitas skuter. Kegiatan itu sendiri digelar Sabtu-Minggu 27-28 Juli 2018 bertempat di Pamugaran Pantai Barat Pangandaran.

Ketua Penyelenggara Pangandaran Lautan Scooter (Palas) yang juga sebagai Ketua Pangandaran Scooter Assosiasion (Pasca) Abo Asidik (56) mengatakan pihaknya sengaja menyelenggarakan agenda rutin ini sebagai bentuk kepedulian terhadap pemerintah daerah di bidang pariwisata.

"Dengan digelarnya event ini sebagai bentuk upaya membantu pendapatan daerah bidang pariwisata," ungkapnya kepada wartawan Kabar Priangan, Muslih Jerry.

Menurutnya, sekitar ribuan penghobi motor skuter dari berbagai daerah se-Indonesia mengadiri acara Pangandaran Lautan Scooter ke-17 dan tiket masuk yang disediakan oleh panitia sebanyak 1.500 lembar sudah terkuras habis sejak Sabtu, (27/7/2019) pukul 20.00 Wib. Selain itu juga pihaknya menyediakan hadiah menarik dua unit motor vespa bagi para peserta yang membeli mercandise berupa kaos event.

"Kupon hasil bukti pembelian kaos event kemudian diundi oleh kami," tuturnya.

Rutin datang

Sementara itu, perwakilan club scooter asal Kabupaten Brebes Jawa Tengah Sopyan (43) mengatakan, dirinya setiap ada event club vespa scooter selalu rutin hadir walaupun harus keluar daerah, karena ini hobi juga sebagai menyambung tali silaturahmi antar penghobi motor antik scooter.

"Saya datang bersama rekan-rekan sekitar 25 motor dan itu selalu rutin," tuturnya.

Salah satu pedagang di lokasi Pangandaran Lautan Scooter (Palas) Wati (37) mengatakan, suatu kebahagiaan bagi dirinya juga pedagang yang lainnya dengan diselenggarakannya event seperti ini karena semua barang jualannya tidak tersisa habis terbeli.

"Mereka walau gayanya selengekan tapi sopan,m udah-mudahan tahun depan bisa berjualan lagi," lanjutnya.

Kemudian kordinator panitia bagian keamanan Bung Lapin (48) mengaku sejak dua hari lalu sudah mulai bertugas untuk mengamankan kendaraan vespa yang kumuh membawa aksesories sampah sebelum pintu masuk lokasi wisata untuk melepaskan sampah-sampah tersebut karena bila masuk kawasan lokasi wisata akan merusak pemandangan juga keindahan.

"Alhamdulilah, kami menindak tegas vespa kumuh masuk lokasi wisata dan walau ada hanya beberapa saja itu juga bila ketahuan di dalam langsung suruh dilepas," tambahnya.***

Bagikan: