Pikiran Rakyat
USD Jual 13.896,00 Beli 13.994,00 | Langit umumnya cerah, 16.3 ° C

Beberapa Tips Ini Perlu Diperhatikan Pemudik Kendaraan Pribadi

Anwar Effendi

ILUSTRASI mudik lebaran.*/DOK. KABAR BANTEN
ILUSTRASI mudik lebaran.*/DOK. KABAR BANTEN

JAKARTA, (PR).- Momen liburan adalah waktu yang menyenangkan dan paling ditunggu-tunggu. Dalam rangka menyambut libur panjang Hari Raya Idulfitri 1440 H, mudik menjadi sebuah tradisi dan euforia tersendiri bagi hampir seluruh keluarga dan masyarakat Indonesia. 

Beragam cara dan sarana transportasi dapat dipilih untuk menuju kampung halaman, salah satunya dengan kendaraan pribadi. Bagi yang hendak mudik menggunakan kendaraan pribadi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Upayakan perjalanan aman, nyaman dan terasa menyenangkan.

Bambang Supriyadi, Product Improvement Department Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengatakan, hal yang mendasar yakni pemudik harus memastikan kendaraan dalam kondisi prima. Kalau bisa, sebelum digunakan mudik lakukan service rutin di bengkel resmi. 

"Pemudik juga bisa melakukan pengecekan manual terhadap bagian mesin seperti oli, air radiator, serta bagian kemudi seperti minyak rem, brake pad, ball joint, kondisi ban dan tekanan angin. Jangan lupkan juga bagian kelistrikan meliputi lampu-lampu (head lamp, fog lamp, hazard, dan lain-lain) termasuk air conditioner (AC)," tutur Bambang, Minggu 26 Mei 2019.

Bambang mengingatkan, lakukan pengecekan kondisi kaca film khsusnya untuk perjalanan siang hari dan bawa pelindung mata agar tidak cepat lelah saat berkendara nantinya. Langkah selanjutnya bawa perlengkapan yang dibutuhkan seperti dongkrak, ban cadangan, kotak P3K, kunci-kunci, serta tool kit lainnya.

Pastikan kesehatan pemudik, lanjut Bambang, dalam kondisi yang baik dan membawa obat-obatan pribadi jika diperlukan. Membawa kelengkapan surat-surat yang diperlukan dan uang tunai secukupnya.

"Menaruh muatan di dalam kabin mobil sehingga lebih aman. Perhatikan juga muatan, jangan sampai menghalangi visibilitas terutama kaca spion ke arah belakang mobil," ucap Bambang.

Bambang menambahkan, dalam menggunakan fitur kendaraan sesuai dengan peruntukkan, seperti selalu menggunakan sabuk pengaman, penggunaan lampu hazard hanya untuk saat kondisi darurat. Patuhi peraturan dan rambu lalu lintas, serta selalu waspada dan memperhatikan kondisi di sekitar, hindari rem mendadak dengan selalu menjaga jarak aman, selalu hidupkan lampu sein saat ingin pindah jalur, dan jangan menelefon saat mengemudi.

Beristirahatlah apabila pemudik dalam perjalanan yang cukup panjang maksimal 3 jam setelah berkendara. Lakukan senam ringan atau istirahat kecil untuk mengembalikan kebugaran dan fokus pemudik ketika melanjutkan perjalanan.***

Bagikan: