Pikiran Rakyat
USD Jual 14.317,00 Beli 14.219,00 | Sebagian berawan, 21.4 ° C

Belum Berizin, Kancil Sudah Berkeliaran di Jalanan

Tim Pikiran Rakyat
SALAH satu model mobil kancil.*/MOTOKARS.COM
SALAH satu model mobil kancil.*/MOTOKARS.COM

SERANG, (PR).- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang belum mengeluarkan izin terkait operasional angkutan kawasan (Kancil) yang ada di Kota Serang. Memang sejak beberapa waktu lalu sejumlah angkutan kawasan tersebut terlihat sedang membawa penumpang.

Namun, Kepala Bidang Angkutan Darat Dishub Kota Serang Bambang Gartika mengatakan, kalau izin operasional angkutan tersebut belum keluar dan masih harus melalui beberapa tahapan. "Intinya belum terbit, karena masih ada beberapa tahapan. Izin operasionalnya memang belum keluar," katanya kepada wartawan Kabar Banten, Rizki Putri, Kamis 4 April 2019.

Menurutnya, sejumlah sopir Kancil tersebut melakukan sosialisasi sendiri kepada masyarakat untuk mengenalkan angkutannya. "Tapi memang namanya sopir inginnya cepat narik, bisa jadi mereka mensosialisasikan sendiri-sendiri. Tapi yang pasti izin itu masih proses," ujarnya.

Karena sebagian angkutannya masih melakukan pengujian kendaraan bermotor atau KIR. Kemudian nanti penerbitan izin operasionalnya, ia menjelaskan langsung ditangani oleh bagian perizinan.

Terkait penindakan, pihaknya tidak memiliki kewenangan tersebut. "Kalau itu ya biarkan pihak kepolisian, kalau kami hanya mengeluarkan izin dan beberapa tahapan sesuai peraturan dan surat edaran," jelasnya.

Surat Keputusan (SK) kawasan, lanjutnya, memang sudah ada, akan tetapi angkutan tersebut hanya diperuntukkan di kawasan komplek atau perumahan saja. "Sebenarnya ini angkutan kawasan, seperti dari perumahan tertentu hingga ke jalan besar. Kemudian dilanjut dengan angkutan trayek. Angkutan ini hanya sekali jalan," ucapnya.

Sedangkan untuk tarif, Bambang mengatakan disesuaikan dengan kesepatakan antara penumpang dan sopir. "Itu tergantung dari penumpang sama sopirnya, jadi nego aja seperti ojek. Tapi tetap kami kasih batasan tarif juga, jadi tidak seenaknya," katanya.

Sementara Rizky salah seorang sopir Kancil mengatakan telah memiliki kelengkapan surat Kir dan izin operasional dari dinas terkait. "Lengkap, sudah ada izinnya juga. Kalau engga ada, ya saya engga berani buat narik," katanya.

Ia mengatakan, sudah lebih dari 10 hari Kancilnya beroperasi di Kota Serang. "Sudah sekitar sepuluh harian narik. Alhamdulillah banyak yang berminat juga warganya. Kalau ongkos ya kita nego saja sama penumpang," ucapnya.

Seperti dari Terminal Pakupatan hingga Alun-alun Kota Serang, ia memasang tarif sebesar Rp 20.000 dengan maksimal penumpang 3 hingga 4 orang.***

Bagikan: