Pikiran Rakyat
USD Jual 14.331,00 Beli 14.031,00 | Umumnya berawan, 23 ° C

Langkah Mudah Ganti Oli Gardan Secara Mandiri

Toni Irawan
Ilustrasi/TONI IRAWAN
Ilustrasi/TONI IRAWAN

SEPERTI halnya oli mesin, oli transmisi atau oli gardan pun harus diganti secara berkala. Yang membedakannya adalah masa pakai dari oli gardan jauh lebih panjang daripada oli mesin. Motor matik membutuhkan oli mesin dan oli gardan karena bagian transmisi terpisah dari mesin utama. Apa sih fungsi dari oli gardan itu? 

Sesuai dengan namanya, fungsinya adalah untuk melumasi perangkat transmisi otomatis pada skutik. Mengingat banyaknya perangkat yang saling bergesekan pada bagian CVT (continuously variable transmission), jika tidak mendapat pelumasan yang cukup dapat mengakibatkan suara bersisik pada bagian CVT.

Setiap pabrikan menyarankan untuk melakukan penggantian oli gardan setiap 8.000 km atau jika dihitung bulan yakni setiap 8 bulan sekali. Akan tetapi, yang lebih aman, lakukan penggantian oli gardan 2:1. Artinya setiap dua kali melakukan penggantian oli mesin dan satu kali penggantian oli gardan. 

Berikut ini langkah yang dapat dilakukan untuk melakukan penggantian oli gardan secara mandiri. Pertama, tempatkan motor di tempat yang datar. Lalu, gunakan standar tengah agar posisi motor berdiri tegak. Kedua, siapkan tempat penampungan oli bekas. Posisikan wadah penampung oli bekas tersebut tepat di bawah baud pembuangan.Ketiga, buka baud pembuangan.

Letaknya berada di bawah boks CVT, dan untuk membukanya gunakan kunci ring ukuran 12. Setelah terbuka biarkan oli menetes hingga benar-benar besih. Setelah itu, lalu bersihkan bagian baud pembuangan dari kotoran dengan menggunakan lap. Keempat, pasang kembali baud pembuangan.

Pasang baud jangan sampai  bagian ulirnya ”slek”. Kelima, buka penutup oli transmisi. Posisi penutup oli gardan berada di bagian atas boks CVT (dekat shock breaker). Gunakan tang untuk membukanya. Lalu, tuangkan oli dan setelah itu pasang kembali penutup oli transmisi dengan menggunakan tang. ***

Bagikan: