Pikiran Rakyat
USD Jual 14.635,00 Beli 14.335,00 | Umumnya berawan, 23.8 ° C

Terima Kasih Bandung Lautan Daihatsu 2018 untuk Kepedulian Lingkungan dan Kebersamaannya

Asep Budiman

BANDUNG Lautan Daihatsu 2018 yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Sabtu 10 November 2018, sukses menyedot puluhan ribu pengunjung, baik dari sahabat ­Daihatsu maupun masyarakat umum.

Semua ­pihak saling mengapresiasi keberhasilan ­penyelenggaraan riung mungpulung komunitas pengguna Daihatsu terbesar tersebut.

Balad 2018 menjadi terasa istimewa karena menjadi ajang silaturahmi pemilik lebih dari 5.000 mobil Daihatsu dan dihadiri oleh 101 komunitas Daihatsu dari berbagai chapter seluruh Indonesia.

Tercatat sejumlah komunitas mobil Daihatsu keluaran terdahulu seperti Taruna, Zebra, Hijet, Ceria, Taft, Charade, Classy, Feroza, dan lainnya, turut memberi warna dalam kemeriahan Bandung Lautan Daihatsu 2018.

Jajaran mobil-mobil Daihatsu yang terparkir dengan bentuk standar dan modifikasi menjadi perhatian tersendiri bagi pengunjung Bandung Lautan Daihatsu 2018. Belum ­lagi, panitia memberikan booth istimewa, Bale Wahon, bagi mobil-mobil lawas, seperti bemo dan Hijet era 1960-an. Banyak pengunjung yang berswafoto mengabadikan mobil langka tersebut.

Atmosfer kemeriahan dan kepuasan peserta Bandung Lautan Daihatsu 2018 itu mendapat apresiasi semua pihak. Ungkapan apresiasi antara lain disampaikan Bupati Bandung Barat Dadang M Naser, juga per­wakilan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Paristiyanti Nurwardani, serta sejumlah peserta.

Turut hadir pula Corporate Planning and Communication Director PT Astra Daihatsu Motor Shinya Takeda, Marketing Director PT ADM Amelia Tjandra, dan Deputy Chief Executive PT Astra Internasional Daihatsu Sales Ope­ration Supranoto, beserta jajarannya. Dari Pikir­an Rakyat antara lain hadir Direktur Bisnis ­Januar P Ruswita, Pemimpin Redaksi Pikiran Rakyat Noe Firman yang sekaligus menjadi Ketua Panitia Bandung Lautan Daihatsu 2018.

”Saya sangat terkejut dengan hadirnya mobil-mobil lawas di Bale Wahon. Bahkan, usia ­mobil Daihatsu tersebut lebih tua dari beberapa anggota tim kami. Ini menunjukkan kualitas dari produk Daihatsu,” ujar Marketing Director PT ­Astra Daihatsu Motor (ADM), Amelia Tjandra, saat konferensi pers.

Peduli Citarum



Melalui acara ini, Daihatsu ingin semakin mendekatkan diri kepada pelanggan setianya. Daihatsu juga menunjukkan kepeduliannya terhadap ­ke­giatan sosial dan lingkungan, melalui program ”Sabilulungan Peduli Citarum”.

Sabilulungan yang berarti gotong royong sejalan dengan program Satapok (Sabilulungan Tanam Pohon Kesayangan) dari Pemerintah Kabupaten Bandung, yang juga merupa­kan bagian dari program nasional ”Citarum Harum”.

” Bandung Lautan Daihatsu 2018 menjadi catatan sejarah tersendiri bagi pelanggan Daihatsu dan menjadi ajang pertemuan akbar para pemilik mobil Daihatsu baik komunitas maupun umum. Semoga dengan acara ini, pelanggan Daihatsu dapat menikmati kebersamaan bersama keluarga, bersilaturahmi, serta menjadi lebih dekat dengan Daihatsu,” ujar Amelia Tjandra di sela-sela acara Balad 2018.

Dadang M Naser sengaja datang ke lokasi dengan menggunakan Daihatsu Terios. Dia berharap tahun-tahun mendatang Daihatsu menggelar pergelaran seperti itu di Kabupaten Bandung.

Apalagi, dia mengapresiasi bantuan sebesar Rp 250 juta untuk penghijauan hulu Sungai Citarum datang bukan hanya dari korporat, melainkan juga dari pemilik Daihatsu.

”Bantuan Rp 250 juta ini akan disalurkan untuk program Satapok (Sabilulungan Tanam Pohon Kesayangan). Petani di hulu sungai agar menghijaukan daerahnya dengan agroforestry,” ujarnya.

Sinergi pentahelix



Direktur Pembelajaran Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Paristiyanti Nurwardani menyata­kan bahwa komunitas Daihatsu adalah komunitas pertama yang menyumbang untuk Sungai Citarum.

Menurut dia, ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam berpartisipasi membersihkan Sungai Citarum dalam 2 tahun-5 tahun agar menjadi sungai terbersih di dunia.

Dia menjelaskan, Kemenristekdikti juga ingin mengikuti Bandung Lautan Daihatsu 2018 dengan turut menyumbang dana untuk Citarum. Tahun ini, pihaknya meluncurkan bantuan Rp 7,5 miliar untuk kebersihan dan fungsi Citarum Harum agar menjadi sungai terbersih di dunia.

”Kami juga ­menyampaikan kepada warga Jawa Barat bahwa Kemenristekdikti akan melakukan KKN Tematik Citarum Harum bersama 700 perguruan tinggi untuk membersihkan Citarum dan menurunkan satu juta mahasiswa untuk edukasi masyarakat,” tuturnya.

Direktur Bisnis Pikiran ­Rakyat Januar P Ruswita menyebutkan bahwa kesuksesan Bandung Lautan Daihatsu 2018merupakan ­apresiasi bagi semua pihak. Dia ­menerangkan, normalisasi ­Sungai Citarum adalah kegiat­an mulia dan untuk pelaksana­annya tak bisa berjalan sendiri.

”Bagi Pikiran Rakyat, ini sinergi ­pentahelix. Ada pemda, kementerian, Daihatsu, juga komunitas yang bersinergi sangat luar biasa,” ucapnya.***

Bagikan: