Pikiran Rakyat
USD Jual 14.644,00 Beli 14.546,00 | Cerah berawan, 28.4 ° C

Memaknai Kumpul Bandung Lautan Daihatsu 2018

Noe Firman

”MANUSIA hanya mempunyai dua cara untuk belajar, satu ­dengan membaca dan satunya lagi berkumpul dengan orang-orang yang lebih pintar”.

Kutipan pernyataan Will Rogers, aktor dan humanis yang humoris Amerika Serikat (1879-1935) itu sangat boleh jadi tidak seterkenal kutipan pernyataan dari sejumlah tokoh termasyhur lain tentang manfaat berkumpul.

Akan tetapi, apa pun bunyinya, terdapat kesa­ma­an nilai positif dari ngariung, riung mung­p­u­lung, atau gathering, yakni berbagi kebaik­an.

Simak, misalnya, pernyataan pe­mimpin spiritual dari Tibet Dalai Lama, ”Ke­lompok etnis dan bangsa yang berbeda (bisa) berkumpul bersama karena akal sehat.”

Dari dua pernyataan itu jelas terlihat bahwa berkumpul adalah kegiatan yang, jika diniatkan dan diarahkan untuk tujuan positif serta didasari pemikiran yang sehat, akan menghasilkan sesuatu yang berfaedah bagi banyak orang. Kesamaan rasa, pemikiran, dan tujuan menjadi pendorong kita untuk berkumpul.

Berkumpul, ngariung mungpulung, diyakini bisa memperkuat silaturahmi. Kita bisa aktif dan bebas bersosialisasi.

Hidup pun bisa lebih sehat karena kita bisa bercanda, melepas beban dan penat keseharian. Wawasan juga pasti bertambah karena pikiran kita terbuka untuk sesuatu yang baru kita ketahui atau pahami.

Ber­kumpul, terlebih dengan balad-balad (para sahabat), memang mengasyikkan dan, jika disalurkan ke arah yang positif, bisa menjadi kekuatan besar yang bermanfaat.***

Bagikan: