Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Umumnya berawan, 21.4 ° C

Tunggangi Vespa Lawas dari Bandung, Mabu Bawa Misi Sosial ke Papua

Asep Budiman

SETELAH solo riding ke Aceh pada tahun 2016, pencinta Vespa, Rucke Rukmawati (57), kembali berkendara ke Papua. Ia akan menunggangi Vespa lawas kesayangannya, Vespa VBB tahun 1964 yang disebut Momon.



Perjalanan ke Indonesia paling timur itu sudah berbulan-bulan lalu ia rencanakan. Kesiapan mental, fisik, dan kondisi motor sudah disiapkan sematang mungkin.



Adalah sang suami, Cakra Budi, yang mempersiapkan Momon dan peralatan pendukungnya agar aman dikendarai selama perjalanan. Mabu mengaku bersyukur suami dan kedua anak laki-lakinya sangat mendukung perjalanan sosial ini.



"Suami sangat mendukung. Dia yang menyiapkan segala hal yang diperlukan, termasuk kesiapan motor," tutur Mabu.



Akhirnya, solo riding bertajuk "Ride to Papua, from West to East" pun dapat terwujud. Rute yang akan ditempuh adalah Bandung-Sorong-Jayapura. 



Keluarga dan komunitas Vespa di Bandung pun turut melepas keberangkatan Mabu di kafe Speedlife, Kota Bandung, Minggu, 24 Juni 2018. Tak pelak, puluhan pencinta skuter asal Italia yang menghadiri pelepasan membuat Mabu terharu.

Donasi



Guru seni rupa SMAN 15 Bandung itu pun berterima kasih atas dukungan dan donasi yang dititipkan. Mabu meminta doa kepada teman-teman komunitas agar diberi kesehatan dan kelancaran selama perjalanan yang diperkirakan memakan waktu maksimal 30 hari.



Adapun donasi yang akan dibawa adalah 220 setel seragam sekolah dasar lengkap, sejumlah mukena, sejadah, kerudung, dan sarung. Selain itu, ada pula titipan 50 iket Sunda dari komunitas Modern Vespa (Move) Bandung untuk memperkenalkan adat Sunda.



Civas, komunitas vespa di Sorong sudah mencarikan SD penerima donasi dan siap menyambut Mabu di tanah Papua. Para murid SD di pedalaman Sorong itu juga akan diperkenalkan cara menyablon kaus. Untuk itu, Mabu telah menyiapkan screen dan rakel sablon untuk dibawa.

Eksplor Papua



Mabu pun membawa misi "Anugerah Alam Indonesia". Menurut dia, banyak alam Indonesia yang belum atau sudah tereksplor, tetapi tak terjaga. Ia ingin menunjukkan bahwa alam Indonesia timur sangat indah sambil mengajak masyarakat untuk menjaganya. 



"Mabu berharap lokasi-lokasi yang akan dikunjungi menjadi daerah wisata. Kadang-kadang orang mau ke Indonesia timur tapi masih ragu. Mabu ingin menunjukkan, 'aku juga ema-ema bisa ke situ. Ternyata Papua indah banget," ucapnya.



Selepas dari Sorong, Mabu akan bertolak ke Jayapura dengan kapal laut. Pasalnya, jalur darat antara Sorong dan Jayapura belum terhubung. Bahkan, Mabu belum dapat memastikan apakah akan dapat kapal laut dari Sorong ke Papua dalam waktu dekat. 



Meskipun perjalanan menuju Papua menghadapi beberapa kendala, Mabu menganggapnya sebagai tantangan. Nenek tangguh itu tetap antusias untuk menarik gas Vespa lawasnya dan menjelajah tanah Papua.

Bagikan: