Pikiran Rakyat
USD Jual 14.449,00 Beli 14.351,00 | Umumnya berawan, 26.7 ° C

Begini Cara Mengerem yang Aman saat Hujan

Didih Hudaya

KEGAGALAN mengerem kerap menjadi penyebab kecelakaan saat berkendara dengan mobil ataupun sepeda motor. Untuk mengerem yang aman, sejatinya dibutuhkan teknik serta pengetahuan cara mengerem yang aman. Kecelakaan sering terjadi karena kurangnya pemahaman para pengemudi terkait bagaimana cara melakukan pengereman yang baik, khususnya ketika berkendara saat hujan.

Ketika hujan turun, jalan menjadi basah atau bahkan terendam air. Kondisi tersebut menjadi kendala tersendiri bagi banyak pengendara, karena kesalahan mengerem dapat menimbulkan selip. Ini terjadi karena akibat kurangnya pemahaman teknik pengereman. Dikemukakan oleh Jusri Pulubuhu, Chief Instructor Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), bahwa berkendara saat hujan membutuhkan perhitungan matang. 

"Apalagi saat melakukan pengereman di lintasan basah. Sebagian besar kecelakaan malah terjadi karena kegagalan mela­ku­kan pengereman. Jadi jangan pernah berpikir mengerem adalah satu-satunya cara mengelak dari benturan," kata Jusri Pulubuhu dalam suatu kesempatan menggelar safety riding di Bandung, beberapa waktu lalu.

Lebih jauh dijelaskan oleh Jusri, bahwa dalam mengerem mesti diingat, karena dalam keadaan panik mengerem bukannya akan mendatangkan keselamatan, tetapi malah fatal bagi keselamatan. Untuk itu, melalui kegiatan safety riding tersebut, Jusri membagi cara atau teknik pengereman ketika menghadapi hujan atau lintasan jalan yang basah.

Ingat dua hal ini



Beberapa hal perlu diperhatikan ketika berkendara saat hujan. Pertama, jaga jarak aman kendaraan dengan pengendara lain karena permukaan jalan basah sangat licin sehingga rentan selip saat pengereman dibanding jalan kering. Kemudian, lakukan pengereman saat roda dalam keadaan sejajar. Bila melaju kencang, jangan melakukan pengereman. 

Usahakan menghindar dari kendaraan di depan dengan menengok cepat ke belakang sebelum menghindar ke samping kanan. Jangan pernah berpikir untuk mengerem karena kemungkinan kendaraan di belakang juga melaju kencang. 

Kedua, jangan melakukan pengereman saat ban dalam keadaan tidak sejajar. Jika dilakukan, maka kemungkinan besar akan terjadi selip ketika salah satu roda yang mengunci akan terjadi selip mengikuti roda yang bergerak.

Patut diingat, pengereman paling aman saat kendaraan melaju kencang adalah melakukan pengereman secara bertahap. Jangan menginjak atau menekan rem secara penuh, tetapi dilakukan berulang-ulang agar tidak menghilangkan traksi ban dengan jalan. Perhitungkan pula waktu pengereman, agar tidak terjadi masalah.***

Bagikan: