Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Sebagian cerah, 19.8 ° C

Tips Mengatasi Ban Belakang Sepeda Motor Matik Mengunci

Toni Irawan

MUNGKIN Anda pengguna sepeda motor matik pernah mengalami kejadian yang tidak mengenakan yakni roda ban belakang tiba-tiba seret atau seperti mengunci. Kondisi ini sangat terasa ketika akan melakukan standar tengah dan ketika memutar roda belakang terasa seret, sehingga harus sedikit mengeluarkan tenaga untuk memutarnya.

Lalu, apa yang menyebabkan roda belakang matik menjadi susah diputar? Ternyata penyebabnya yakni pada mur pengunci kampas kopling yang menempel dengan mangkuk kopling. Jika dipaksakan untuk diputar maka akan mengakibatkan kedua bagian ini akan mengalami aus. 

Idealnya antara mur dengan mangkuk kopling ada celah sehingga mangkuk dapat berputar dengan bebas (tanpa hambatan) dan baru bisa mengunci dengan berkembangnya kampas kopling. 

Jika mur pengunci tidak kencang, bisa saja mur bergeser ke arah membuka (di posisi ujung mur itu terdapat mangkuk kopling). Jika menempel dengan keras, dikhawatirkan malah membuat roda jadi macet. Efek lainnya yang ditimbulkan dari masalah ini yakni masa pakai kampai kopling menjadi lebih singkat. 

Penyebab lainnya yakni bentuk fisik dari mangkuk kopling yang sudah jelek. Bentuknya fisiknya yang sudah tidak lagi sempurna mengakibatkan kinerja kopling menjadi tidak normal. Kondisi inilah yang kemudian merembet pada roda belakang yang tidak bisa berputar alias seret.

Kondisi mangkuk kopling yang tidak sempurna disebabkan oleh gaya berkendara yang buruk, seperti sering membetot tuas gas secara tiba-tiba ketika kondisi mesin masih dingin (belum memasuki suhu kerja).

Selain kondisi mangkuk yang sudah jelek, penggunaan kampas ganda aftermarket yang lebih tebal dari kampas standar pabrik dan dipaksakan masuk, juga menjadi penyebab roda belakang matik menjadi seret. 

Ujung-ujungnya malah membuat seret dan macet di dalam kampas ganda. Solusinya yakni dengan melakukan pencegahan yakni sebelum dipasang, kampas ganda harus diampelas dulu agar tidak terlalu tebal.

V-belt putus lalu tergulung di CVT (continously variable transmission) bagian belakang, juga bisa mengakibatkan ban belakang mengunci. Untuk menghindarinya yakni dengan rajin melakukan perawatan rutin pada bagian CVT. Berikut ini langkah-langkah yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi roda belakang matik mengunci.

Pertama, lakukan penggantian kampas kopling. Penggantian ini harus diganti satu set yang terdiri dari tiga buah. Saat melakukan pembelian kampas kopling jangan berikut rumah koplingnya karena lumayan menguras kantong Anda. Lalu, periksa kondisi per sepatunya dan pastikan kondisinya pernya tidak lemah yang akan mengakibatkan gampang terhubung ke roda belakang.

Kedua, pastikan sepatu kopling baru terhubung  ke roda belakang pada putaran mesin 2.000 rpm. Apa yang terjadi jika kondisi per sudah lemah? Jika kondisi per sudah lemah maka meskipun putaran mesin belum menyentuh angka 2.000 rpm, sepatu kopling sudah terhubung ke roda belakang. 

Satu lagi yang harus Anda perhatikan, jika Anda mengaplikasikan per yang lebih keras maka akan mengakibatkan roda belakang telat berputar. Jadi, apabila menginginkan roda belakang berputar dengan responsif pada putaran mesin 1.750 rpm yakni dengan mengaplikasikan per kopling dengan yang lebih lembut.***

Bagikan: