Pikiran Rakyat
USD Jual 13.896,00 Beli 13.994,00 | Sebagian berawan, 18.8 ° C

Mobil Diesel Lebih Mencemari Dalam Cuaca Dingin

Dede Suhaya
LONDON, (PR).- Emisi beracun dari mobil diesel ternyata jauh lebih buruk saat suhu turun di bawah 18°C, menurut pengujian perusahaan Emissions Analytics dari Inggris, seperti dilalaporkan Daily Mail, baru-baru ini.

Ini berarti menggunakan mobil di jalan-jalan pada iklim tersebut, ancamannya lebih besar bagi kesehatan manusia dan lingkungan.

Masalah ini disebabkan oleh sistem manajemen mesin yang dipasang oleh produsen, yang dirancang untuk mematikan sebagian kontrol emisi saat suhu dingin berada di luar.

Sisi positifnya, ini bisa melindungi mesin terhadap suhu ekstrim dan meningkatkan mil per galon. Namun, pada saat yang sama, akan mengarah ke emisi yang lebih tinggi.

Para aktivis lingkungan dan industri motor bersikeras bahwa mesin diesel lebih hemat bahan bakar dan karbon dioksida yang dipancarkan lebih sedikit dibanding mesin bensin.

Sayangnya, mesin diesel telah bertanggung jawab untuk emisi yang jauh lebih tinggi dari polutan beracun seperti NOx dan partikulat.

Klaim baru dari pengujian perusahaan Emissions Analytics, yang menyelidiki 213 model di 31 produsen ditemukan kenaikan yang signifikan dalam emisi gas beracun dari berbagai macam model saat suhu turun di bawah 18° C.***
Bagikan: