PBSI Tak Berlakukan Promosi dan Degradasi di Pertengahan Tahun, Susy Susanti Ungkap Alasannya

- 28 Juli 2020, 15:56 WIB
PP PBSI dorong Indonesia Open 2020 diundur hingga September.* /

PIKIRAN RAKYAT - Pandemi Covid-19 membuat PBSI tidak melakukan promosi dan degradasi untuk penghuni pelatnas di pertengahan tahun ini. Sementara tidak ada penambahan skuat pelatnas Cipayung hingga akhir tahun.

"Kalau untuk penilaian secara global karena ada pandemi, kami tidak terlalu melihat kesitu. Meskipun kami tetap melakukan pemantauan, khususnya untuk atlet-atlet yang statusnya sparring dan magang. SK (Surat Keputusan) mereka ada 3 bulan dan 6 bulanan. Kalau mereka tidak melakukan indispliner, normal-normal saja maka kami tetap akan memberikan kesempatan," kata Kabid. Binpres PP PBSI Susy Susanti saat dihubungi "PR", Senin 27 Juli 2020.

Dalam kondisi normal biasanya, bila performanya bagus, maka bisa saja dalam evaluasi pertengahan tahun, atlet sparing dan magang promosi masuk ke pemain inti. Namun, di tahun ini, hal tersebut menurut Susy tidak ada.

Baca Juga: Buntut Satu Pegawai dan Keluarganya Positif Covid-19, Dua Kantor Pemda Majalengka Diisolasi

"Sementara tidak kita tiadakan. Apalagi pertengahan tahun ini banyak atlet yang mengundurkan diri. Maka otomatis tidak ada perubahan. Mereka yang sudah berada di dalam ya tetap di dalam. Belum ada perombakan apapun hingga akhir tahun," tuturnya.

Sementara untuk yang terdegradasi, otomatis adalah para atlet yang mengundurkan diri. Sedikitnya, kata Susy ada empat atlet yang telah mengajukan pengunduran diri. Mereka yakni Tontowi Ahmad (ganda campuran),  Vicky Angga Saputra (tunggal putra), Muhammad Fachrikar P. Mansur dan Ade Yusuf (ganda putra) sudah memberikan surat.

Masih ada beberapa atlet lain yang dalam pemantauan. Mengingat mereka pulang ke rumah tanpa izin dari PBSI dan hingga kini belum kembali ke Pelatnas Cipayung lagi. Khusus kasus ini, Susy mengatakan pihaknya masih melakukan pembahasan.

Baca Juga: Diserang Netizen Usai Dikira DM Anji, Rina Nose Unggah Postingan soal 'Dukungan' dan 'Risih'

"Kita sedang melihat kronologisnya mereka seperti apa. Jadi belum bisa menentukan apakah mereka akan termasuk yang terdegradasi atau tidak. Siapa saja? ya adalah beberapa. Ini yang sekarang jadi perhatian kami," tukasnya.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X