Mengenang Perjalanan Karier Bulutangkis, Kevin Sanjaya: Lebih Banyak Gagalnya

- 24 Mei 2020, 08:45 WIB
KEVIN Sanjaya-Marcus Gideon berdiri di podium teratas dan mempertahankan gelar juara ganda putra Blibli Indonesia Open 2019 usai mengalahkan Hendra Setiawan-Mohamad Ahsan di Istora Senayan, Jakarta, Minggu 21 Juli 2019.*/DJARUM /null

PIKIRAN RAKYAT – Pebulutangkis spesialis ganda putra, Kevin Sanjaya Sukamuljo menunjukkan kerendahan hatinya, saat mengenang lima tahun kariernya.

Sederet prestasi dan lebih dari 30 gelar, telah diraihnya selama berkarier. Namun, ia dengan santai mengingat bahwa seringkali Kevin Sanjaya menorah kegagalan.

Seperti pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis yang menjadi salah satu target utamanya tahun lalu, Kevin dan mitranya Marcus, harus angkat kaki di babak kedua setelah gagal membendung perlawanan Choi Solgyu/Seo Seung-jae (Korea Selatan).

Baca Juga: Bos Liverpool Pesimistis Suporter Bisa Penuhi Lagi Stadion dalam Waktu Dekat

Kegagalan meraih podium juara juga dirasakan Marcus/Kevin saat harus menelan kekalahan dari Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (Jepang) di semifinal BWF World Tour Finals 2019.

Ketidakberuntungan itu berlanjut di All England 2020.  Kevin/Marcus dikalahkan wakil Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe.

“Memang sepanjang karier lebih banyak gagalnya,” ucap Kevin, dalam wawancara virtual di Instagram live bersama PB PBSI, Sabtu, 23 Mei 2020, seperti dilaporkan Antara.

 Baca Juga: Jelang Lebaran, PBSI Salurkan Paket Sembako untuk Staf dan Karyawan

Dalam wawancara itu, ia pun mengaku tertekan dengan ekspektasi publik yang tinggi terhadap dirinya saat tampil dalam berbagai kejuaraan bulu tangkis dunia.

“Tertekan batin, jiwa, raga dan semuanya,” kata Kevi.

Pasalnya, Kevin saat ini menduduki peringkat satu dunia ganda putra bersama rekannya, Marcus Fernaldi Gideon.

Ekspektasi masyarakat yang mengharapkan dirinya bisa menjadi juara pada setiap turnamen pun kerap membebani pikirannya.

Baca Juga: Khawatir Terpapar Virus Corona, Chelsea Izinkan N'Golo Kante Latihan di Rumah

Meski begitu, pebulu tangkis berusia 23 tahun itu mencoba untuk tetap fokus dan lepas memberikan penampilan yang terbaik saat menghadapi lawan-lawannya di lapangan.

“Tapi kalau lagi main enggak memikirkan ekspektasi masyarakat. Fokus bermain aja,” tuturnya.

Lantas, Kevin mengingatkan kepada para penggemar untuk selalu mendukung atlet bulu tangkis, baik saat mereka menang maupun kalah.

Baca Juga: Kepada Ketua PSSI untuk Menunjang Ekonomi, Menpora Sebut Pentingnya Kelanjutan Kompetisi

“Tetap dukung atlet bulu tangkis Indonesia. Menang kalah tetap didukung karena kita juga akan selalu memberikan penampilan terbaik. Kita juga sebenarnya enggak mau kalah,” pungkasnya.

Setelah gagal meraih juara di Kejuaraan Dunia 2019, Kevin/Marcus ditargetkan untuk meraih medali pada Olimpiade Tokyo yang bakal digelar 23 Juli- 9 Agustus 2021.***

Editor: Gita Pratiwi

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X