Sabtu, 28 Maret 2020

Corona dan Kelompok Bersenjata Jadi Ancaman PON ke-20 di Papua

- 27 Maret 2020, 10:23 WIB
Pekerja menyelesaikan pembangunan venue Aquatic PON XX Papua di Kampung Harapan, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat 13 Maret 2020. Wacana ditundanya PON Papua mencuat.* /ANTARA

PIKIRAN RAKYAT - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih meminta Pemerintah untuk menjamin keamanan dan kelancaran bagi pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-20 (XX) di Papua pada oktober tahun ini.

Hal tersebut menyusul adanya dua musibah yang tengah melanda, yakni wabah virus corona dan gangguan keamanan di distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika.

Baca Juga: Aplikasi Android yang Janjikan Tempat Jual Masker Bisa Membahayakan Semua Teman di Kontak Pengguna

“KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata, red) dan corona, dua hal berlainan jenis, tapi semuanya mematikan dan cukup mengkhawatirkan bagi keberlangsungan PON,” kata Fikri saat dihubungi, Jumat 27 Maret 2020.

Fikri, yang juga menjabat Ketua Panitia Kerja (Panja) PON Komisi X DPR ini mengatakan, hambatan dalam pelaksanaan PON XX di Papua tidak hanya mencakup kendala infrastruktur atau pun hal teknis lainnya.

loading...

Baca Juga: Federasi Sepak Bola Australia Pecat 70 Persen Stafnya karena Corona

"Namun justru dari isu keamanan dalam penyelenggaraan even berskala besar ini," ujarnya.

Kendala teknis, ujar Fikri, pelan-pelan bisa disiasati, tapi ancaman terbesar justru soal wabah Corona dan gangguan keamanan.

Baca Juga: 15.000 Mahasiswa Jadi Relawan Corona, Mendikbud Nadiem Makarim: Berani Selamatkan Nyawa

Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X