Giliran Olimpiade Tokyo 2020 Ditunda Setahun, PM Jepang: Ini Kesepakatan Bersama

- 24 Maret 2020, 21:12 WIB
SEORANG anak berpose untuk foto dengan cincin Olimpiade di depan Museum Olimpiade Jepang di Tokyo, Jepang, Senin 17 Februari 2020.* /ANTARA

PIKIRAN RAKYAT - Efek virus corona yang mematikan merambat kemana-mana hingga akhirnya menghentikan penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020.

Secara resmi Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan Panitia Penyelenggara (TOGOC) menunda Olimpiade 2020 Tokyo.

Olimpiade Tokyo 2020 semula dijadwalkan dihelat 24 Juli sampai 9 Agustus 2020. Namun, keputusan terbaru kini ditunda paling lambat pertengahan tahun 2021.

Awalnya, tuan rumah Jepang akan menjalankan olimpiade sesuai jadwal. Namun, terakhir banyak negera yang mengancam boikot jika benar-benar olimpiade dihelat Juli nanti.

Dick Pound, menyatakan IOC sudah memutuskan menunda Olimpiade 2020 Tokyo karena pandemi virus corona.

Sebelumnya, Badan Kesehatan Dunia (WHO) meminta supaya Olimpiade 2020 Tokyo ditunda. Direktur Penanganan Bencana WHO, Michael Ryan mengatakan tengah meyakinkan IOC potensi risiko bahaya yang bisa terjadi jika Olimpiade digelar Juli nanti.

Dan saat ini, keputusan olimpiade diambil setelah panggilan konferensi yang dilakukan antara Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Presiden IOC Thomas Bach, dan Presiden TOGOC Yoshiro Mori.

Sebelumnya, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe sudah sepakat dengan rencana penundaan ini.

"Kami meminta Presiden Bach untuk mempertimbangkan penundaan sekitar satu tahun untuk memungkinkan para atlet bermain dalam kondisi terbaik, dan menjadikan acara itu aman dan aman bagi para penonton," kata Abe yang dilansir dari Reuters.

Halaman:

Editor: Rizki Laelani


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X