Selasa, 7 April 2020

Badai Cobaan Menghampiri Timnas Indonesia di Tengah Ambisi Tembus Piala Dunia Basket 2023

- 22 Februari 2020, 20:33 WIB
PEBASKET Indonesia Kevin Sitorus (kedua kiri) memblok pebasket Filipina Jeth Roy Rosario (kedua kanan) dalam pertandingan babak semifinal Bola Basket Putra SEA Games 2019 di SM Mall of Asia Arena, Manila, Filipina, Senin 9 Desember 2019.* /SIGID KURNIAWAN/ANTARA

PIKIRAN RAKYAT - Timnas Basket Indonesia benar-benar diberi cobaan. Setelah di laga perdana Grup A FIBA Asia Qualifiers 2021 kandas karena kalah tangguh di bawah ring atas Korea, di laga kedua menghadapi Filipina, Minggu 22 Februari 2020, selain tidak punya real "bigman", Timnas juga harus kehilangan pemain terproduktifnya Abraham Damar Grahita.

Dinilai tidak bersikap baik dan geturenya tidak elok pada saat jumpa pers selepas pertandingan melawan Korea, Bram, panggilan akrab Abraham, akhirnya dikeluarkan dari Timnas mulai Sabtu 22 Februari 2020 hingga waktu yang tidak ditentukan. Dicoretnya Bram merupakan keputusan manajemen Timnas. Dia pun masih terancam sanksi PP Perbasi.

Dengan tercoretnya Bram, menghadapi Filipina, kekuatan Timnas pun berkurang. Pasalnya sejak melawan Korea kekuatan Indonesia pun hanya bertumpu kepada 10 pemain Timnas. Timnas belum memainkan Laurentius Steven Oei yang masih menjalani pemulihan cedera, tapi kemarin di laga pertama dia masuk dalam daftar cadangan.

Baca Juga: Tawuran Maut di Bekasi Tewaskan Seorang Pelajar

Lalu masih ada pemain muda yang menjadi cadangan, yakni M. Arighi Hadrian Noor yang dilaga pertama belum dimainkan. Saat melawan Korea, hanya Derrick Michael yang diturunkan. Itu pun di dua menit terakhir kuarter keempat.  

Timnas memutuskan tidak akan mengganti posisi yang ditinggalkan Abraham. Hingga Timnas pun harus bekerja lebih keras lagi untuk laga menghadapi Filipina.

Dari pertandingan kemarin, Abraham merupakan pemain yang paling terproduktif. Lewat penguasan bola dia mampu menciptakan rasio mencetak angka sebanyak 49 persen. Tertinggi dibandingkan pemain lainnya. Dia juga menjadi salah satu dari tiga pemain yang memiliki efektivitas serangan tertinggi.

Baca Juga: Nadin Amizah dan Ardhito Pramono Hangatkan Love Fest 2020

Pelatih Timnas Indonesia Rajko Toroman sebelumnya mengatakan jika Laurentius Oei kemungkinan sudah bisa bermain di laga kedua ini. Tapi tetap, timnya masih punya masalah karena tidak punya pemain "bigman" yang berpengalaman.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X
x