Kamis, 4 Juni 2020

Panen Medali Emas, Lifter Muda Indonesia Berjaya di Kejuaraan Asia

- 17 Februari 2020, 17:55 WIB
LIFTER Junior Indonesia Rahmat Erwin Abdullah tampil luar biasa di Kejuaraan Asia Angkat Besi Junior & Youth 2020 di Taskhent, Uzbekistan, Minggu (17/2/2020) waktu setempat setelah merebut tiga medali emas untuk angkatan 73 kg. Dia pecahkan rekor Asia Junior untuk angkatan clean & jerk dari sebelumnya 179 kg jadi 185 kg dan total angkatan yang diperbaruinya dari 326 kg jadi 329 kg.* /PABBSI

Mohammad Yasin kemudian merebut emas ke-10 bagi Indonesia. Lifter remaja ini menghasilkan emas di nomor 67 kg untuk angkatan snatch 136 kg. Sementara untuk nomor clean & jerk 162 kg dan total angkatan 299 kg, dia meraih perak.

Pada pertandingan terakhir tim Indonesia, di kelas 73 kg putra. Rizky Juniansyah dan Rahmat Erwin Abdullah tampil luar biasa. Mereka berdua menjadi bintang.

Baca Juga: Melly Goeslaw Bangga Lagunya Dipakai oleh Aktor Hollywood hingga NBA All Star untuk untuk TikTok

Rizky meraup tiga emas kategori remaja untuk angkatan snatch 139 kg, clean & jerk 168 kg, dan total angkatan 307 kg. Dua angkatannya mencatatkan rekor dunia remaja baru. Di snatch angkatannya menggantikan rekor lama 137 kg dan di total angkatan menggantikan rekor lama 306 kg.

Begitu juga Erwin. Setelah merebut tiga medali emas untuk snatch 144 kg, clean & jerk 185 kg, dan total angkatan 329 kg, dia juga memecahkan rekor Asia Junior untuk angkatan clean & jerk dari sebelumnya 179 kg, serta total angkatan yang diperbaruinya dari tadinya 326 kg.

Dirja mengaku puas dengan pencapaian para lifter muda Indonesia. Mengingat mereka yang nantinya akan menggantikan kedudukan Eko Yuli Irawan dan Triyatno.

Baca Juga: Pilkada 2020 Kabupaten Bandung, Pengamat Sebut Sahrul Gunawan sebagai Kandidat Mendulang Empati Emak-emak

"Regenerasi ini sudah mulai menunjukkan hasilnya. Kini kita benar-benar sudah memiliki calon pengganti Eko Yuli Irawan dkk. yang bisa jadi andalan di level Asian Tenggara, Asia, dan dunia (Olimpiade). Apa yang dihasilkan ini tidak lah instan. Para lifter muda ini dibina dalam pelatnas bersama-sama dengan lifter senior. Tujuannya agar mereka bisa merasakan atmosfir dalam pemusatan latihan dan menimba ilmu dari para seniornya," tambahnya.

Sementara untuk penyumbang medali lainnya, selain M. Yasin yang menyumbangkan dua medali perak, ada Klarisa Juliana di kelas 55 kg putri yang juga menghasilkan tiga perak dan Tsabitha Alfiah Ramadani di kelas 64 kg putri. Tsabitha mendapatkan perak untuk angkatan snatch 92 kg.

Satu-satunya perunggu yang diraih di kejuaraan ini datang dari Putri Aulia Andriani di kelas 59 kg putri. Perunggu diraihnya untuk angkatan snatch 78 kg.***

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X