Panen Medali Emas, Lifter Muda Indonesia Berjaya di Kejuaraan Asia

- 17 Februari 2020, 17:55 WIB
LIFTER Junior Indonesia Rahmat Erwin Abdullah tampil luar biasa di Kejuaraan Asia Angkat Besi Junior & Youth 2020 di Taskhent, Uzbekistan, Minggu (17/2/2020) waktu setempat setelah merebut tiga medali emas untuk angkatan 73 kg. Dia pecahkan rekor Asia Junior untuk angkatan clean & jerk dari sebelumnya 179 kg jadi 185 kg dan total angkatan yang diperbaruinya dari 326 kg jadi 329 kg.* /PABBSI

PIKIRAN RAKYAT - Para lifter muda Indonesia di kategori Junior dan Youth memberikan kejutan. Menurunkan empat lifter putra dan empat lifter putri di Kejuaraan Asia Angkat Besi Junior & Youth 2020 di Taskhent, Uzbekistan, Indonesia membawa pulang 16 medali emas, enam perak, dan satu perunggu.

Pertandingan yang berlangsung di Uzbekistan Sports Complex, Uzbekistan berlangsung sejak 13 Februari lalu, tapi Indonesia hanya bertanding hingga Minggu 16 Februari 2020. Tim Merah Putih hanya turun di kelas empat kelas putri 49 kg, 55 kg, 59 kg, dan 64 kg. Sedangkan di putra hanya tiga kelas yang diikuti 61 kg, 67 kg, dan 73 kg.

Erwin Muhammad Rahmad dan Rizky Juliansyah di kelas 73 kg putra menjadi dua lifter Merah Putih terakhir yang bertanding, Minggu 16 Februari 2020. Keduanya masing-masing mempersembahkan tambahan tiga medali emas. Rizky di kategori remaja dan Erwin di Youth untuk angkatan snatch, clean & jerk, serta total angkatan.

Baca Juga: Meski Hujan, Wali Kota Bandung Oded M Danial Sambangi Korban Hanyut di Caringin

Windy Cantika Aisah membuka pundi-pundi emas Indonesia dengan raihan tiga emas di kelas 49 kg putri. Hasil angkatannya, snatch 85 kg, clean & jerk 100 kg, dan total angkatan 185 kg menyisihkan dua pesaing utamanya, lifter Taiwan Jing Lin Cheng dan lifter Vietnam Thuong ao Huyn. Jin Ling menghasilkan snatch 74 kg, clean & jerk 90 kg, dan total angkatan 164 kg. Sedangkan Thuong dengan snatch 71 kg, clean & jerk 87 kg, dan total angkatan 158 kg.

Kemudian, Muhammad Faathir membuat kejutan. Dia bukan hanya menghasilkan tiga medali emas di nomor youth, tapi juga merebut tiga emas di nomor junior kelas 61 kg putra.
Dia menyisihkan lifter India Gogoi Sidharta yang menghasilkan tiga medali perak, snatch 118 kg, clean & jerk 151 kg, dan total angkatan 269 kg. Sementara perunggu jatuh kepada lifter Kazakhstan Sairamkez Akmolda dengan angkatan snatch 117kg, clean and jerk 150 kg, dan total angkatan 267 kg.

Dengan torehan snatch 119 kg, clean & jerk 153 kg, dan total angkatan 273 kg, Faathir juga mencatatkan dua rekor dunia untuk angkatan snatch. Dari 153 kg menjadi 154 kg, dan total angkatan dari 272 kg jadi 273 kg.

Baca Juga: Novel Terbitan Tahun 1981 Disebut 'Prediksi' Wabah Virus Corona, Bahas Soal Epidemi yang Berasal dari Wuhan Tiongkok

"Iya dia meraih tiga medali emas masing-masing dari dua kategori. Soalnya dia bertanding di Youth tiga emas dan prestasi junior negara lain kalah dari Faathir. Jadi di kategori junior juara juga," kata Pelatih Kepala Tim Angkat Besi Indonesia Dirdja Wihardja melalui pesan singkat, Minggu malam.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X