Selasa, 31 Maret 2020

Tim Putri Tersingkir di Badminton Asia Team Championships 2020, Peluang Tembus Piala Uber Masih Terbuka

- 14 Februari 2020, 19:05 WIB
GREGORIA Mariska Tunjung gagal mempersembahkan poin pertama untuk Indonesia di babak "8 Besar" Badminton Asia Team Championship 2020 di Rizal Memorial Stadium, Manila, Filipina, Jumat (14/2/2020). Gregoria harus mengakui keunggulan tunggal pertama Jepang Akane Yamaguchi dua gim langsung 9-21, 15-21.* /PBSI

PIKIRAN RAKYAT - Nasib berbeda harus diterima oleh tim putra dan putri Indonesia di ajang Badminton Asia Team Championships 2020. Tim putri harus terhenti langkahnya di babak 8 Besar, sementara putra terus melaju ke babak semifinal usai menang telak 3-0 atas Filipina.

Bertanding di di Rizal Memorial Coliseum, Filipina, Jumat 14 Februari 2020, Greysia Polii dkk. belum bisa menaklukan Jepang. Mereka kalah telak 0-3.

Gregoria Mariska Tunjung kandas di tangan Akane Yamaguchi dalam dua gim langsung 9-21, 15-21. Begitu juga dengan Greysia-Apriyani Rahayu. Kali ini mereka pun tidak bisa menguasai permainan Yuki Fukushima-Sayaka Hirota hingga kalah 19-21, 15-21.

Baca Juga: Siswi SMP Korban Bullying di Purworejo Terus Dibujuk Ganjar Pranowo untuk Pindah Sekolah

Di partai ketiga yang merupakan penentuan. Ruselli Hartawan cukup memberikan perlawanan, tapi sayang dirinya juga belum mampu memetik kemenangan. Ruselli tunduk 13-21, 14-21 atas Sayaka Takahashi.

loading...

Sementara partai keempat dan kelima, dimana Siti Fadia Silva Ramadhanti-Ribka Sugiarto bertemu dengan Nami Matsuyama-Chiharu Shida dan Putri Kusuma Wardani kontra Riko Gunji tidak dimainkan lagi.

Dengan hasil ini, maka putri Indonesia tersingkir dari babak kualifikasi Piala Thomas Uber ini. Tapi tidak berarti Indonesia gagal untuk bisa tampil di putaran final Piala Uber, 16-24 Mei mendatang, di Aarhus, Denmark. Hal itu diungkapkan oleh Komandan Kontingen Indonesia Achmad Budiharto.

Baca Juga: Lucinta Luna Beli Obat dari FLO dengan Harga Ratusan Ribu Rupiah

Menurutnya, peluang untuk lolos ke putaran final masih ada. Yakni dengan melihat hasil perhitungan poin. Hal itu juga yang berlaku untuk Tiongkok dan Hong Kong yang tidak mendapatkan izin tampil di kejuaraan ini karena wabah Coronavirus yang menjangkit negara mereka.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X