Kembali Capai Final Indonesia Master, Carolina Marin Mengaku Tak Lagi Trauma

- 18 Januari 2020, 15:40 WIB
Carolina Marin.* /WINA SETYAWATIE/PR

PIKIRAN RAKYAT - Melaju kembali ke final Indonesia Master 2020, Carolina Marin mengaku tidak trauma. Tahun lalu, dia gagal juara dan terpaksa berhenti lebih awal karena mengalami cedera lutut saat berhadapan dengan Saina Nehwal.

Pemain asal Spanyol mampu membalikan kejayaannya di tahun ini setelah menang 21-11, 21-19 atas pemain unggulan asal Tiongkok He Bing Jiao di babak semifinal yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu 18 Januari 2020.

Pendaratan yang tidak sempurna di final tahun lalu saat kedudukan 9-3 untuk keunggulannya, membuat Marin harus mendapatkan perawatan. Lututnya mengalami trauma berat. Sempat meneruskan pertandingan dan bisa menambah satu poin, Marin akhirnya menyerah dan memutuskan mundur.

Baca Juga: Mario Gomez Terang-terangan Ingin Duetkan Ezechiel N'Douassel dan Jonathan Bauman di Arema Fc

"Tentu saya senang bisa mencapai final di sini. Bagi saya turnamen ini sangat spesial, karena saya dapat cedera lutut tepat satu tahun lalu disini. Sejak saat itu, semua berubah dalam hidup saya. Hari ini, saya merasa lega bisa menang. Ini seperti buku dan saya harus mengakhiri buku tersebut. Saya merasa emosional saat ini. Menantikan final besok untuk bisa memberikan yang terbaik di laga nanti," ujarnya usai pertandingan.

loading...

Pada semifinal ini, He Bing Jiao memulai permainan dengan baik. Sangat fokus untuk bisa mendapatkan poin. Sayang, selepas poin 7 performanya menurun. Sebaliknya, selepas interval, Marin semakin mengganas.

Di gim kedua, menurut Marin, di awal dirinya merasa bermain sedikit gugup. Hal itu biasa terjadi olehnya dan beruntung dia mampu mengontrol itu.

Baca Juga: Perdana Menteri Inggris Galang Dana hingga Rp 9 Miliar Demi Rayakan Brexit di Big Ben

"Saat memimpin, saya berusaha fokus dan mengontrol kegugupan tersebut. Berusaha tenang dan hanya memikirkan tentang strategi saya. Berusaha meraih satu demi satu poin lewat reli. Selepas pertandingan ini saya akan menganalisa mengapa hal itu bisa terjadi," imbuhnya.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X