Senin, 30 Maret 2020

Persiapkan Peparnas, NPCI Kota Bandung Tunggu Surat Penetapan Pengurus Periode 2019-2024

- 25 Desember 2019, 16:02 WIB
ATLET NPCI Kota Bandung.*/DOK PR /

PIKIRAN RAKYAT - National Paralympic Commite Indonesia (NPCI) Kota Bandung telah menyelesaikan susunan kepengurusan periode 2019-2024.

Ketua Umum NPCI Kota Bandung Adik Fachrozi pun berharap NPCI Jawa Barat bisa segera menetapkan kepengurusan Kota Bandung guna mempersiapkan diri jelang sentralisasi pelatda jelang Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) tahun 2020 Papua.

"Kepengurusan kami sudah lengkap untuk periode 2019-2024 dan juga sudah disampaikan ke NPCI Jawa Barat. Semoga saja NPCI Jabar bisa segera menetapkan kepengurusan kami karena kami harus segera persiapkan diri jadi tuan rumah Pelatda sentralisasi Peparnas," ujar Adik di Sekretariat NPCI Kota Bandung, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Rabu, 25 Desember 2019.

Baca Juga: NPCI Jabar Bidik 100 Medali Peparnas 2020 Papua, Misi Tak Mudah

Adik menambahkan, waktu yang tepat untuk penetapan kepengurusan NPCI Kota Bandung dapat dilakukan pada awal Januari. Sehingga rencana untuk pelantikan bisa dilakukan akhir Januari.

loading...

"Tentunya kita ingin segera lumpat (lari) agar bisa mengerjakan program di awal tahun. Karena tidak mudah untuk menjadi tuan rumah pelatda untuk lima cabor," katanya.

Ketika ditanya mengenai komposisi kepengurusan periode 2019-2024, menurut Adik, salah satunya ditempati oleh atlet yang mulai memasuki masa pensiun. Menurut dia, keberadaan mereka sangat penting untuk mendukung kesuksesan program NPCI 2019-2024.

"Total pengurus inti sekitar 33 orang. Kemudian pengurus cabang olahraga ada 47 orang dari 13 cabor anggota NPCI Kota Bandung. Untuk pengurus cabor ini SK-nya dikeluarkan oleh saya selaku Ketua NPCI Kota Bandung," tuturnya.

Dalam memimpin NPCI, Adik mengaku akan terus berusaha mempertahankan prestasi Kota Bandung baik di tingkat regional, nasional maupun di tingkat internasional. Di level even Nasional seperti Peparnas Kota Bandung akan 80 atletnya untuk Jawa Barat di 2020 sekitar 40 persen dari kuota yang ada.

Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X