Senin, 9 Desember 2019

Ketegaran Edgar Xavier Marvelo di Balik Emas Wushu SEA Games 2019

- 3 Desember 2019, 20:07 WIB
TIM wushu Indonesia Edgar Xavier Marvelo, Seraf Naro Siregar dan Haris Horatius beraksi pada pertandingan Wushu Duilian Putra SEA Games ke-30 di gedung World Trade Center Manila, Filipina, Selasa, 3 Desember 2019. Tim Indonesia berhasil meraih medali emas.* /Nyoman Budhiana

MANILA, (PR).- Duka mendalam dirasakan oleh tim wushu Indonesia ditengah euforia raihan dua emas di ajang SEA Games XXX Filipina 2019.

Pasalnya, ketika dua emas sukses dihasilkan Edgar Xavier Marvelo yang bertanding di nomor taulo (daosu dan gunsu) perorangan dan beregu nomor Taulo, mereka tengah berduka atas meninggalnya ayahanda Edgar.

Sang ayah, Lo Tjhiang Meng (Ameng) meninggal beberapa jam sebelum pertandingan yang berlangsung di World Trade Centre Manila, Filipina, Selasa, 3 Desember 2019 digelar.

Baca Juga: Cuaca Memburuk, Sejumlah pertandingan SEA Games 2019 Filipina Ditunda

Janji Edgar kepada sang ayah lah yang membuatnya tetap meneruskan perjuangannya di SEA Games ini untuk bisa membawa pulang medali emas.

Sebelumnya Edgar sempat dicurangi dan gagal meraih medali emas pada nomor changquan putra. Karena penilaian subjektif dari wasit maka dia hanya menempati posisi keempat.

Dua emas yang dihasilkannya kemudian, menjadi jawaban sekaligus menjalankan amanat terakhir sang ayah.

"Ya, saya memang sempat berbicara dengan papa sebelum alat bantu medisnya dicabut. Papa berpesan agar saya tidak meninggalkan wushu dan tampil lebih baik lagi untuk bisa meraih emas pada SEA Games ini," kata Edgar sembari menahan isak.

Dirinya mengaku senang dan bangga karena bisa mempersembahkan emas untuk Indonesia dan ayahnya. Dirinya mengaku berusaha sebaik mungkin mengemban tugas dan janjinya kepada sang ayah.


Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

X