Kamis, 23 Januari 2020

Jabar Kawinkan Gelar Kejuaraan Nasional Bola Voli Antarklub 2019

- 18 November 2019, 14:07 WIB
PEMAIN Wahana Express Group (WEG) Putri Femi F (4) melakukan smash saat timnya berhadapan dengan Kharisma Jabar di babak final Kejurnas Bola Voli Antar Club U-17 ke V (putri) di Gor Tri Lomba Juang, Jalan Pajajaran, Kota Bandung. Minggu, 17 November 2019.*/ADE MAMAD/PR

Namun, Kharisma gagal mempertahankan performanya pada set keempat. Perolehan skor tipis terjadi hingga 13-13.

Setelah itu, Wahana terus unggul. Spiker andalan Wahana, Nurlaili benar-benar tampil prima pada set tersebut. Deretan spike tajamnya mendarat mulus. Tiga spike beruntun Nurlaili memastikan kemenangan Wahana 25-19 dan memaksa laga berlanjut ke set kelima.

Pada set penentuan ini, giliran performa Wahana yang menurun. Mengandalkan bloker jangkung Dinda Farida, Zahrany, dan Siti Rachmi, Kharisma mampu mengantisipasi serangan Wahana yang selalu bertumpu pada Nurlaili. Keberhasilan Siti membendung spike Nurlaili pada akhir set memastikan kemenangan Kharisma 15-8 untuk mengunci trofi juara.

"Pertandingan puncak ini kuncinya memang pada kekuatan mental para pemain. Set pertama kami sering mati sendiri dan set keempat receive buruk. Kami menang di sektor blok dan quicker, tapi kalah serangan open karena mereka punya Leli (Nurlaili)," ujar Pelatih Kharisma Jabar Agus Irawan. 

Dia mengatakan, sejak masuk final tidak menekan timnya untuk juara. Namun, kata Agus, para pemainnya punya motivasi tinggi untuk juara sehingga bisa bangkit dari kekalahan pada laga final tersebut.

"Sebelum final, tidur saja sudah juara dua, apalagi berusaha, jadi tidak membebani. Tapi anak-anak berusaha keras dan semangatnya bagus," kata Agus.

Sementara itu, Pelatih Wahana EG Risco Herlambang menilai, timnya kalah kualitas materi pemain dari Kharisma. Apalagi, Risco mengatakan ada seorang pemain kuncin yang tidak fit.

"Kalau hitungan materi pemain kami kalah. Tim juga sedang dalam komposisi tidak lengkap. Leli terus diantisipasi, jadi bisa ambil dua set juga sudah bagus. Namun ini memang duel dua tim yang sudah sama-sama saling tahu, yang siap mental yang menang," kata Risco.

Pasundan dramatis

Pada final sektor putra, tim Pasundan meraih kemenangan secara dramatis 3-2 atas Vobgard DKI Jakarta. Sempat unggul berkat kemenangan 25-22 pada set pertama, Pasundan gagal mengantisipasi kebangkitan Vobgard pada set kedua dan ketiga.

Kekuatan para pemain Vobgard dalam penerimaan bola pertama dan bola-bola tingginya tak bisa diantisipasi para pemain Pasundan hingga takluk 18-25 pada set kedua dan 21-25 pada set ketiga. 

Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X