Selasa, 7 April 2020

Afridza Syach Munanandar, Pembalap Berprestasi Asal Tasikmalaya yang Hidup di Sirkuit Sejak Remaja

- 4 November 2019, 00:41 WIB
DERETAN karangan bunga duka cita di sekitar tempat tinggal Afridza Syach Munandar di Perumahan Tamansari Indah D9, Kelurahan Kersamenak, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Minggu 3 November 2019. Afridza meninggal dalam kecelakaan saat mengikuti kejuaraan balap sepeda motor di Sirkuit Sepang, Malaysia.*/BAMBANG ARIFIANTO/PR

TASIKMALAYA, (PR).- Sejumlah pelayat terus berdatangan ke ‎kediaman keluarga Afridza Syach Munanandar, pembalap asal Tasikmalaya yang meninggal saat mengikut kejuaraan balap sepeda motor di Sirkuit Sepang, Malaysia, Sabtu 2 November 2019.

Sejumlah karangan bunga duka cita berderet di sekitar rumah pembalap 20 tahun itu di Perumahan Tamansari Indah D9, Kelurahan Kersamenak, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Minggu 3 November 2019.

Rally, 30 tahun, paman Afridza Syach Munanandar menuturkan, keponakannya meninggal selepas kecelakaan pada start awal perlombaan.

"Belum genap satu lap, baru start, terlibat insiden crash (kecelakaan)," ucap Rally di rumah duka, Minggu siang.

Rally mengenang keponakannya sebagai sosok yang punya disiplin tinggi sebagai pembalap profesional. "Setelah salat Subuh, (dia) langsung (berolah raga) lari," kata Rally mengenang kebiasaan Afridza Syach Munanandar.

Hingga menjelang sore, pelayat terus berdatangan ke rumah Afridza Syach Munanandar. Beberapa karangan bungan duka cita seperti dari Wali Kota Budi Budiman, Kapolres Tasikmalaya AKBP Anom Karibianto, Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi, Wakapolda Brigjen Akhmad Wiyagus, hingga institusi lain berderet di sekitar rumah Afridza Syach Munanandar.

Di balik kemampuannya memacu kendaraan, Afridza Syach Munanandar merupakan sosok pendiam. Dia memutuskan terjun ke dunia balap profesional sejak duduk di kelas satu SMP.

Kemampuannya ditempa dengan berlatih di Sirkuit Bukit Peusar Tasikmalaya di bawah bimbingan Bayu Aditya, kerabatnya.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X