Sepak Bola Kembali Rusuh, Dua Polisi Terkapar, Pemain Keroyok Suporter

- 22 Oktober 2019, 17:53 WIB
AMUKAN suporter mengakibatkan satu bangunan apotek hancur terkena lemparan batu.*/SIGIT ANGKI NUGRAHA/PR

CILEGON, (PR).- Kericuhan suporter terjadi, ketika klub sepak bola Perserang dari Kabupaten Serang kalah 1-2 saat bertandang melawan Cilegon United Foot Club (CUFC), di lapangan sepak bola Krakatau Steel (KS), Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, Senin 21 Oktober 2019 petang. Tidak hanya di lapangan sepak bola KS, supporter pun mengamuk di jalur protokol saat perjalanan pulang, akibatnya pintu kaca sebuah apotek di jalur tersebut hancur setelah dilempari batu oleh para suporter perserang.

Berdasarkan pengamatan Kabar Banten, amukan para suporter terjadi ketika Perserang kebobolan 1 gol di menit 50. Mereka menilai gol tersebut kontroversial karena sebelumnya terjadi pelanggaran.

Tidak terima keputusan wasit, suporter Perserang protes keras, mereka melempari hakim garis dengan batu. Melihat situasi tidak kondusif, pihak kepolisian pun turun tangan.

Sayangnya dua personel kepolisian ikut menjadi korban, dua petugas terkapar setelah batu mendarat di kepala dan badan. Bentrok antar suporter dan polisi jadi tidak terelakan, polisi terpaksa menembakkan gas air mata untuk membubarkan masa Perserang.

Empat suporter yang diduga sebagai provokator diamankan, sejumlah pemain Perserang pun mencoba menenangkan para suporter Perserang. Pertandingan pun tertunda akibat insiden ini, namun beberapa menit kemudian dilanjutkan dengan hasil akhir 2-1 untuk CUFC.

Saling pukul

Namun ketika pertandingan kembali dilanjutkan, keributan berpindah keluar stadion. Tawuran antar suporter Perserang dan CUFC terjadi, kedua kubu saling pukul dan lempar batu.

Pengamanan polisi pun beralih ke luar stadion. Petugas kemudian berhasil mendesak kedua kubu terpisah.

Usai pertandingan, suporter Perserang pulang dengan pengawalan ketat. Namun pengawalan polisi tidak mengurungkan niat para suporter untuk menghancurkan pintu kaca sebuah apotek di jalur protokol.

Serpihan-serpihan batu juga berserakan di pertigaan PCI. Rupanya para suporter membuang batu yang diambil dari sekitar stadion sepak bola KS.

Halaman:

Editor: anef


Tags

Komentar

Terkini

Novak Djokovic Juara Italia terbuka

22 September 2020, 12:30 WIB

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X