Selasa, 25 Februari 2020

Bandung United Incar Kemenangan di Laga Terakhir

- 16 Oktober 2019, 23:44 WIB
PELATIH baru Blitar Bandung United, Budiman memimpin sesi uji coba lapang jelang laga melawan Babel United pada ajang Liga 2 di Stadion Siliwangi, Kota Bandung, Rabu, 11 September 2019. Dirinya menggantikan pelatih sebelumnya Liestiadi yang mengundurkan diri.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

BANDUNG, (PR).- Meski sudah memastikan diri terdegradasi ke Liga 3, Bandung United tetap menargetkan kemenangan pada laga terakhir Liga 2 2019 saat melawan Persita Tanggerang di Stadion Siliwangi, Kota Bandung, Kamis, 17 Oktober 2019. Sebab, pelatih Bandung United sudah enggan melihat tim asuhannya kembali menelan hasil imbang apalagi menderita kekalahan di depan publik sendiri.

"Untuk pertandingan terakhir di Bandung, saya betul-betul persiapkan diri. Saya ingin memberikan kesan yang bagus untuk menajemen, penonton. Jadi semua pemain besok siap memberikan permainan yang bisa dinikmati oleh semuanya," kata Budiman dalam jumpa pers jelang laga, di Graha Persib, Rabu, 16 Oktober 2019.

Saat ini, Persita menempati peringkat kedua klasemen sementara Liga 2 Wilayah Barat. Skuad asuhan Widodo Cahyono Putro itu berhasil mengoleksi 41 poin dari 21 kali laga. Mereka hanya terpaut satu poin saja dari pemuncak klasemen Persiraja.

Budiman mengatakan bukan perkara mudah untuk bisa menundukkan Persita, meski berstatus sebagai tuan rumah. Pasalnya, kata dia, secara mental pemain Persita tentu di atas pemain Persib B.

"Pertandingan cukup berat juga karena melawan pimpinan klasemen, Persita. Mereka dihuni pemain yang betul-betul penuh dengan pengalaman, pemain Liga 1 semua. Tapi pemain kami akan siap meladeni permainan Persita dan siap meraih tiga poin di pertandingan besok," katanya.

Di sisi lain, Bandung United memang belum pernah mendulang kemenangan sejak diracik Budiman. Terhitung dari enam laga di bawah arahan Budiman, Bandung United hanya mampu sekali meraih imbang dan sisanya berujung dengan kekalahan.

"Ini pembelajaran buat saya. Saya harus banyak belajar lagi. Evaluasi apa yang kurang, semua pemain sudah memberikan yang terbaik tapi hasilnya tidak bagus, ini semua tanggung jawab saya," katanya.

Hanya saja, Budiman mengakui, faktor ketidakberdayaan Bandung United di Liga 2 lantaran kesiapan mental dan pengalaman pemainnya yang masih mentah. Pasalnya, selain dibentuk secara mendak dua minggu jelang bergulirnya kompetisi, Bandung United pun didominasi pemain muda yang masih minim pengalaman.

"Kalau saya mungkin kembali lagi ke saya. Saya programnya apalagi yang salah? semua bisa menilai atau pemain juga? Pemain saya kira mereka pemain bagus semuanya, dari teknik, skill, sudah punya, yang kurang dari pemain kami mental bertanding karena pemain-pemian kami pemain muda yang belum banyak main terutama di Liga 1. Jadi secara pengalaman mereka masih butuh, itu kendalanya," kata Budiman.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X