Jumat, 6 Desember 2019

Diprediksi Berjalan Ketat, Bandung United Harus Curi Tiga Poin Hadapi PSMS Medan

- 17 September 2019, 09:09 WIB
PELATIH baru Blitar Bandung United, Budiman memimpin latihan di Stadion Siliwangi, Kota Bandung, Rabu, 11 September 2019 lalu. Dirinya menggantikan pelatih sebelumnya Liestiadi yang mengundurkan diri.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

BANDUNG, (PR).- Kekalahan Bandung United dari Babel United 0-1 pada laga sebelumnya, membuat pelatih Budiman melakukan evaluasi menyeluruh kepada timnya yang akan bersiap menjamu PSMS Medan pada pekan ke-17 Liga 2 2019 di Stadion Siliwangi, Jalan Lombok, Selasa, 17 September 2019. 

Meski kurang lebih baru satu pekan menukangi Bandung United, Budiman mengaku sudah mulai mengenal karakteristik setiap pemainnya. Sehingga, pada pertandingan nanti tiga poin di kandang merupakan sebuah kewajiban agar timnya bisa naik dan lolos dari jurang degradasi.

Hingga saat ini, Bandung United masih berada di peringkat ke-11 klasemen sementara Liga 2 wilayah barat dengan nilai 10 hasil dari 2 kali menang, 4 kali imbang, dan 10 kali kalah. Jika bisa mengalahkan PSMS Medan di pertandingan nanti, maka posisi Tantan dan kawan-kawan akan membuka peluang untuk menggeser posisi Persibat Batang yang berada di posisi ke-10 atau zona aman dari degradasi.

Sementara untuk PSMS Medan, pertandingan nanti juga akan menentukan apakah tim berjuluk Ayam Kinantan ini bisa naik ke posisi tiga klasemen sementara, atau justru masih tertahan di peringkat kelima.

Pelatih Bandung United Budiman mengatakan, menghadapi PSMS Medan dirinya berharap Bandung United tidak dipermalukan kembali saat bermain di kandang seperti pertandingan melawan Babel United sebelumnya.

“Jadi pertandingan nanti memang cukup berat buat saya dan pemain. Bukan hanya mental, taktik, dan strategi, tapi semuanya harus siap. PSMS Medan punya pemain yang dihuni dari Liga 1 yang turun ke Liga 2, jadi saya akan memaksimalkan pemain yang ada. Saya baru kenal pemain satu minggu ini, jadi tidak ada kata lain dari menit awal kita fight, harus kerja keras kalau kita ingin keluar dari zona degradasi,” tuturnya saat konfrensi pers jelang pertandingan di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Senin, 16 September 2019. 

Budiman menambahkan, dirinya telah menekankan kepada pemain untuk bermain lepas dan jangan sampai ada beban. Kekalahan di laga sebelumnya harus dilupakan, dan kini saatnya menatap ke pertandingan yang sudah ada di depan mata.

“Kita lihat terus ke depan, jangan tatap ke belakang. Kita harus menghindari jurang degradasi. Yang paling penting harus lebih disiplin lagi dan lebih mau bekerja keras di lapangan. Semua pemain saya tekankan harus ada keinginan untuk bisa cetak gol. Tidak ada kata lain, kita harus kerja ekstra keras,”ujarnya.

Pelatih yang di musim lalu mengantarkan Persib U-19 juara Liga 1 ini menuturkan, pertandingan diprediksi akan berlangsung ketat, sehingga pemain harus bisa mengontrol emosi jangan sampai terpancing hingga akhirnya bisa merugikan tim.


Halaman:

Editor: Endah Asih

Tags

Komentar

Terkini

X