Jumat, 21 Februari 2020

PB Djarum Lanjutkan Audisi Beasiswa Bulutangkis

- 13 September 2019, 21:02 WIB
ATLET bulutangkis hasil Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis mengikuti latihan di GOR Djarum, Jati, Kudus, Senin 9 September 2019.*/ANTARA

JAKARTA, (PR).- PB Djarum memutuskan untuk meneruskan program Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2020. Mereka akan mencari format yang lebih bagus sebelum akhirnya mengumumkan secara resmi ke publik kelanjutan program ini tahun depan. 

Berlanjutnya program ini, merupakan salah satu respons positif PB Djarum atas hasil bertemuan di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Rabu 12 September 2019 antara Menpora Imam Nahrawi, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), PB Djarum, dan PBSI selaku induk olahraga bulutangkis. 

"Saya sudah menerima hasil pertemuan itu. Sudah ada kesepakatan juga bahwa audisi di tahun ini akan tetap berjalan hingga final. Untuk 2020, kami masih mencari format yang lebih bagus dan menarik dengan judul kejuaraan yang lebih "nendang"," kata Direktur Program Bakti Olah Raga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin saat dihubungi "PR", Kamis 13 September 2019. 

Format seperti apa yang dinilainya lebih bagus dan menarik, menurut Yoppy bisa saja dengan penambahan kuota penerimaan, seleksi rentang usia yang lebih diperluas atau bisa saja dipersempet. Tapi yang jelas, katanya, keterlibatan PB Djarum dalam audisi tersebut tetap akan ada. 

"Dari hasil pertemuan kemarin kan jelas, bahwa KPAI mencabut surat penghentian program audisi bulutangkis dan mencabut "zero tolerance" mereka. Kami respon dengan tetap komitmen untuk melakukan pembibitan lewat audisi tahun depan. Namun, bukan berarti dengan menanggalkan nama tagline logo Djarum di judul turnamen dan di kaos anak-anak peserta kami bisa di dikte harus melakukan apa. Kami tetap akan menjalankan program ini sesuai dengan cara kami, tanpa ada campur tangan orang lain," tuturnya menegaskan. 

Tergantung analisis

Sepanjang dua kesepatan hasil rapat koordinasi di Kemenpora itu disepakati oleh KPAI, pihaknya akan tetap komit menjalankan program 2020. Apakah nantinya nama tagline logo Djarum akan kembali muncul, Yoppy mengatakan bisa iya dan bisa tidak. Tergantung dari hasil analisis mereka. 

"Saya kasih contoh ya, mengapa PB Djarum bukan perusahaan penghasil produk tembakau. Misal PB Djarum dapat sponsor perusahaan tambang, minyak, atau konsorsium, apakah PB Djarum masih dianggap sebagai produsen produk tembakau? Analogi itu selalu ada, tapi jangan berpikiran sempit bahwa PB Djarum itu perusahaan penghasil produk tembakau. Kita (PB Djarum) itu institusi olahraga. Buktinya sebagai institusi olahraga, kami sudah pernah mendapat penghargaan dari Kemenpora sebagai institusi olahraga terbaik," tegas Yoppy.

Pihaknya mempersilakan KPAI untuk melakukan pemantauan dan pengawasan secara langsung. Mengingat audisi ini terbuka untuk disaksikan oleh masyarakat umum. 

Halaman:

Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X