Senin, 24 Februari 2020

Sebanyak 26 Pegiat Olahraga asal Jawa Barat Dapat Penghargaan dalam Peringatan Haornas ke-36

- 8 September 2019, 19:15 WIB
ACARA puncak perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-36 berlangsung di Menara Pandang Siring, di depan Sungai Martapura, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu, 8 September 2019.*/WINA SETYAWATIE/PR

BANJARMASIN, (PR).- Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memberikan penghargaan kepada 91 pelaku, pembina, dan penggerak olahraga se-Indonesia dalam peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-36 2019. Dari keseluruhan orang yang dinilai sudah memberikan kontribusi positif kepada olahraga Indonesia, ada 26 pelaku, pembina, dan penggerak olahraga yang berasal dari Jawa Barat.

Pemberian penghargaan dilakukan di puncak perayaan yang berlangsung di Menara Pandang Siring, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu, 8 September 2019. Dari 26 penerima asal Jawa Barat itu, ada 19 orang atlet, satu orang purna-atlet, tiga pelatih, satu wasit, dan dua penggerak olahraga.

Ke-19 atlet tersebut di antaranya Susanto Megaranto dan Media Warda Aulia dari cabang catur. Keduanya mendapatkan penghargaan karena sukses menjuarai Kejuaraan Catur Asia Timur jauh Zona 3.3 2019 yang merupakan kualifikasi World Cup Catur 2019.

Lalu, atlet M. Yusuf, Imam Syahrudin, dan Asep Nurdin dari angkat berat. Yusuf merupakan peraih emas angkatan deadlift (335kg) di Kejuaraan Asia Putra Equipped 2019. Sedangkan, Imam peraih emas angkatan squad (290kg) dan Asep emas squad (350 kg) di kejuaraan yang sama di Hongkong.

Dari angkat besi, ada lifter muda Windy Cantika Aisha yang merupakan pemegang enam rekor dunia remaja (13-17 tahun) untuk kelas 49 kg putri. Ada pula pelaku e-sport Rizky Faidan yang merupakan runner-up PES League World Finalis 2019 di London, Inggris, serta taekwondo muda, M Haikal Ghafary, pemegang medali emas kelas B pada Kejuaraan Internasional Choi Young Seok Championship 2019.

Dari kategori beregu, ada tim rafting putri Indonesia yang berasal dari Cikidang, Sukabumi, yang meraih juara umum Kejuaraan Dunia Rafting 2019 juga mendapatkan pengharaan.
Bahkan, ada pula empat atlet disabilitas yakni Ilyas Rachman, Salim Sadek, Dzakiya Amalia Ma'ruf dari bulutangkis (Soina) dan satu pebalap senior M. Fadli dari paracycling, peraih medali emas Asian Para Games 2018.

Dari kategori pelatih dan wasit, ada Khairul Shahe dari cabang Tinju, Jajang Supriyatna dan Usdi Permana dari cabang angkat besi, serta Fahmi Wardi yang merupakan wasit pencak silat. Untuk jajaran penggerak olahraga, ada anggota exco PSSI Papat Yunisal sebagai ketua Klub Sepak Bola Wanita Priangan Jawa Barat dan Ketua Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Kab. Bandung, Nia Kurnia Agustina, yang menerima penghargaan atas dedikasinya untuk olahraga Indonesia.

Menpora Imam Nahrawi mengatakan, perayaan Haornas jangan hanya sebagai seremoni. Haornas harus betul-betul dijadikan sebagai tonggak sejarah kebangkitan olahraga dengan segala pemasalahan dan prestasinya. Hal itu bisa dilihat dari meningkatnya jumlah penerima penghargaan.

“Karena itu, butuh partisipasi yang solid antara masyarakat, pemerintah, dan para stakeholder olahraga lainnya untuk bersatu. Karena dengan olahraga, kita harap masyarakat bisa hidup segar, bugar, sehat, dan gembira. Hingga banyak hal-hal destruktif bisa terkurangi," ungkap Imam.

Halaman:

Editor: Vebertina Manihuruk

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X