Rabu, 26 Februari 2020

Belum Ada Informasi Pengunduran PON XX 2020 Papua

- 20 Agustus 2019, 19:35 WIB
ILUSTRASI.*/CANVA

JAKARTA, (PR).- Belum ada infomasi yang masuk ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) maupun pihak Kemenpora sebagai Dewan Penasihat terkait pengunduran pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua. Menurut mereka, saat ini semua masih berjalan sesuai trek yang direncanakan, yakni Oktober 2020 mendatang.

Kabar penundaan menguat saat Gubernur Papua, Lukas Enembe mengatakan kepada media setempat akan bertemu Presiden Jokowi dalam waktu dekat untuk meminta petunjuk terkait PON. Tetap di Oktober 2020, atau ditunda pelaksanaannya.

Lukas berkaca pada Asian Games lalu, dimana waktu pelaksanaan bisa bergeser dari siklus sebelumnya. Pertimbangan untuk menunda setelah evaluasi pelaksanaan pembangunan venue, karena hampir semua venue dibangun dari nol.

Selain itu juga masalah persiapan peralatan pertandingan yang seharusnya disiapkan setahun sebelum pelaksanaan. Untuk peralatan, menurut dia, ternyata semua instrumen yang digunakan dalam Asian Games sudah dihibahkan kepada cabang-cabang olahraga.

Sehingga untuk menggunakan peralatan tersebut, pihaknya harus meminjam terlebih dahulu kepada masing-masing cabang olahraga. Hal itu dinilai tidak memungkinkan. Sedangkan untuk belanja peralatan, pihaknya masih harus mencari anggaran tambahan.    

Wakil Ketua I KONI Pusat Suwarno saat dihubungi "PR", Selasa, 20 Agustus 2019 mengatakan pihaknya belum mengetahui kabar tersebut. Bahkan ia mengaku cukup kaget dengan adanya kabar pengunduran.

Hal ini karena perihal memundurkan waktu pelaksanaan PON tidak sesederhana itu. "Belum ada informasi dari PB PON ke kami. Persiapan saat ini masih jalan semua sesuai rencana, karena hingga hari ini (kemarin -Red.) tidak ada keluhan yang disampaikan PB PON kepada kami," katanya. 

Kalau ada kendala, menurut dia, PB PON harusnya memberitahu pihaknya. Karena SK PB PON disahkan oleh KONI. 

"Kita sudah lakukan bimbingan teknis untuk mereka (Papua -Red.), kita juga sudah melakukan tinjauan ke Timika dan daerah lainnya. Semua sudah jalan. Peralatan pun bisa menggunakan eks Asian Games. Sudah diserahkan ke cabor, jadi silakan PB PON berkoordinasi dengan PB untuk kebutuhan peralatan. Tinggal ambil antar. Kecuali Papua mau beli sendiri," tuturnya. 

Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X