Minggu, 8 Desember 2019

Tim Biliar Putri Bersiap Hadapi Filipina di SEA Games 2019

- 20 Agustus 2019, 11:58 WIB
FOTO ilustrasi biliar.*/DOK. KABAR BANTEN

JAKARTA, (PR).- Filipina sebagai tuan rumah akan jadi pesaing utama bagi biliar putri Indonesia untuk memperebutkan medali emas di SEA Games 2019, Desember 2019. Mereka diperkuat oleh para pemain profesional yang memiliki rangking dunia. 

"Filipina pasti akan jadi lawan terberat kita, karena mereka pasti akan menurunkan pemain profesionalnya. Rata-rata pemain nasional di sana adalah pemain pro. Di level single event kita sudah saling banyak bertemu, jadi sudah tahu kekuatan dan kelemahan masing-masing. Tapi, SEA Games ini tentu memiliki sistem dan persiapan yang berbeda. Apalagi Filipina sudah menjalani persiapan untuk SEA Games ini cukup lama," tutur pemain senior putri, Angeline Magdalena Ticoalu, kepada "PR" di Inews Tower, Jakarta, Senin, 19 Agustus 2019.

Berbicara target emas, diakuinya cukup sulit. Apalagi, Filipina sebagai rival terberat Indonesia memiliki keuntungan bertanding di kandangnya. Mereka juga diperkuat dua kali juara dunia putri, Rubilien Amit, yang juga merupakan rival Angeline di SEA Games serta sering bertemu di final kejuaraan lainnya.

Filipina juga diperkuat pemain muda, Chezka Centeno, yang merupakan pendatang baru. Chezka dinilai cukup berbahaya karena sudah pernah juara major di umur 16 tahun. 

"Tapi meski sulit, peluang tetap ada, karena sekarang kita punya pemain junior yang secara kualitas cukup mumpuni. Jadi, di putri bisa saling mem-back up. Bisa jadi justru nanti breaktrough-nya ada di junior. Tidak seberat yang dipikirkan orang juga. Hanya tinggal dari sisi mental pemain saja, karena ini masih di Filipina. Tinggal bagaimana kita menunjukkan level permainan Indonesia. Ini yang berusaha saya tanamkan kepada junior-junior di pelatnas. Bahwa kita jangan bermain minder," katanya.

Untuk SEA Games sendiri, di sektor putri, cabang biliar hanya akan menurunkan empat atlet putri. Minimnya atlet putri yang dikirimkan tidak terlepas karena tuan rumah hanya mempertandingkan 3-4 nomor saja. Selain Angeline, tiga pebiliar putri Indonesia lainnya yang akan turun di SEA Games yakni Fatrah Mahsum, Silviana, serta Nony Krystianti Andilah dari Jawa Barat. 

Mereka merupakan hasil seleksi nasional yang digelar pada akhir Juli 2019. Dari 18 pebiliar putri yang ikut dalam seleknas, mereka berempat yang terpilih namun belum mengetahui akan bertanding di nomor apa karena pelatnas untuk SEA Games baru dimulai pada 1 September 2019 di MNC College, Jakarta. 

"Tapi kalau lihat nomor yang dipertandingkan, sepertinya saya akan turun di nomor single dan nomor baru double putri. Nomor double ini merupakan nomor yang diajukan tuan rumah, karena mereka punya dua pemain dunia yang bagus dan lumayan kuat kan," ungkapnya. 


Halaman:

Editor: Vebertina Manihuruk

Tags

Komentar

Terkini

X