Sabtu, 29 Februari 2020

Para Pebalap Antusias Hadapi Tantangan Tour d' Indonesia 2019

- 18 Agustus 2019, 21:15 WIB
null

MAGELANG, (PR).- Para pebalap dari 18 tim asal 23 negara antusias untuk segera menjawab tantangan setiap stage Bank BRI Tour d' Indonesia 2019 yang akan dimulai dengan titik start di Candi Borobudur, Senin, 19 Agustus 2019. Selain melibatkan para pembalap kompetitif asal berbagai negara, kejuaraan balap sepeda level 2.1 Union Cyliste Internationale (UCI) itu juga membentangkan tantangan lebih berat ketimbang edisi 2018.

Juara Tour de Indonesia (TdI) 2018 Ariya Phounsavath mengatakan, timnya sangat antusias untuk segera melakoni setiap stage balapan. Pembalap dengan predikat raja tanjakan itu menilai, dengan adanya dua tanjakan tipe hors class, TdI 2019 memang akan lebih berat ketimbang edisi 2019 yang hanya menyajikan satu tanjakan hors class.

"Perubahan ini bagus buat kami. Tapi kami datang sebagai tim dan masing-masing dari kami adalah climber tangguh. Dua stage akan berat (dengan dua tanjakan hors class), kami akan bersiap untuk itu," ujar pebalap yang memperkuat Thailand Continental Cycling Team (TCCT) itu pada jumpa pers pra kejuaraan di Hotel Atria, Magelang, Minggu, 18 Agustus 2019.

Selain juara klasemen, Ariya berperan besar mengantar TCCT juara kategori tim TdI 2018. Pebalap asal Laos itu menegaskan, dia dan timnya optimistis akan bisa merealisasikan target untuk mempertahankan gelar juara klasemen umum maupun kategori tim pada TdI 2019. 

"Senang kambali ke sini. Kami ingin juara lagi. Kami datang sebagai tim untuk menang. Komposisi tim masih hampir sama, hanya ada perubahan satu rider, yakni Thanakhan Chaiyasombat. Dia rider muda potensial dari Thailand, juara (etape 4) Tour de Singkarak 2018 dan dia akan bikin tim kami lebih kuat. Kami sudah siap menjalani balapan yang bagus di sini" kata peraih medali emas SEA Games 2013 itu optimistis. 

Optimisme juga disampaikan oleh pebalap ProTouch Continental asal Afrika Selatan, Rohan Du Plooy. Pertama kali ikut TdI, Rohan merasa tertantang untuk bersaing dengan para pebalap tangguh pada kejuaraan ini. 

"Ini pengalaman baru. Race yang akan berbeda dibandingkan di Afrika atau negara Asia lainnya yang pernah kami ikuti. Kami sudah mengetahui pembalap mana dan tim-tim apa saja yang harus diwaspadai. Tapi kami juga datang dengan komposisi tim kuat, kami punya finisher dan climber untuk setiap stage dan kami menargetkan untuk tampil efisien, finis tercepat pada setiap tahap," ujar Rohan. 

Sementara itu, pebalap yang turun membela tim nasional Indonesia Projo Waseso mengakui, balapan kali ini akan lebih berat. Secara pribadi, kata Projo, dirinya akan fokus untuk tampil maksimal pada stage awal dan berbagi peran dengan pembalap lain yang berperan sebagai climber.

Tim nasional balap sepeda Indonesia diperkuat lima pembalap pada TdI 2019. Selain Projo, ada Bernard Benyamin Van Aert, Dealton Nur Arif Prayogo, Woro Fitriyanto, dan Hari Fitrianto.

Halaman:

Editor: Eva Fahas

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X