Selasa, 28 Januari 2020

Tim Bulutangkis Indonesia Perbaiki Peringkat di Kejuaraan Asia Junior 2019

- 23 Juli 2019, 21:22 WIB
PASANGAN Leo Rolly Carnando-Daniel Marthin mempersembahkan poin pertama untuk Indonesia di partai final beregu Kejuaraan Asia Junior 2019 di Suzhou Olympic Sports Center, Tiongkok, Selasa, 23 Juli 2019. Mereka menang 21-11, 21-14 atas wakil Thailand, Thanawin Madee-Patchapol Makkasasithorn. Namun, tim Indonesia harus puas mendapatkan medali perak.*/DOK PBSI

SUZHOU, (PR).- Tim junior Indonesia gagal menjadi yang terbaik di level Asia. Leo Rolly Carnando dkk. harus puas menduduki podium kedua kategori beregu Asia Junior Championships 2019, setelah di partai final dipaksa tunduk oleh Thailand 2-3 pada pertandingan yang berlangsung di Suzhou Olympic Sports Center, Tiongkok, Selasa, 23 Juli 2019.

Meski gagal mendapatkan emas, pencapaian ini setidaknya sudah memperbaiki prestasi 2018. Saat itu, tim Garuda malah hanya finis dengan medali perunggu meski bertanding di negara sendiri. Tahun 2018, tim Garuda tersisihkan oleh Tiongkok dan Jepang yang memperoleh medali emas dan perak. 

Tahun 2019, dua negara besar Asia yang merupakan juara bertahan tersingkir di babak sebelumnya. China kali ini membawa pulang medali perunggu bersama Korea Selatan, sedangkan Jepang bahkan tersingkir sejak babak pertama atas Thailand. Bisa dikatakan, kekuatan untuk junior kini bergeser ke Asia Tenggara. 

Pada pertandingan final itu, Indonesia sebenarnya berpeluang besar untuk menjadi juara setelah unggul lebih dulu 2-0 atas Thailand. Dua poin pertama disumbangkan oleh Leo Rolly Carnando-Daniel Marthin di ganda putra dan Putri Kusuma Wardani di tunggal putri.

Leo-Daniel menang 21-11, 21-14 atas Thanawin Madee-Patchapol Makkasasithorn. Sedangkan, Putri menyingkirkan Phittayaporn Chaiwan lewat permainan ketat tiga gim yang berakhir dengan skor 18-21, 21-12, 21-11. 

Sayang, di tiga partai berikutnya, Indonesia gagal petik satu kemenangan pun. Thailand mampu menyamai poin Indonesia setelah pemain tungga putra Bobby Setiabudi menyerah di tangan juara dunia junior dua kali, Kunlavut Vitidsarn, dengan skor 16-21, 21-15, 18-21.

Di ganda putri, Nita Violina Marwah-Putri Syaikah dibuat tak berdaya oleh pasangan Thailand, Benyapa Aimsaard-Peeraya Khantaruangsakul. Permainan tiga gim berakhir dengan skor 16-21, 21-16, 8-21. 

Di partai penentuan, Leo yang turun kembali dengan Indah Cahya Sari Jamil gagal menyumbangkan kemenangan. Padahal, dia diharapkan bisa memberikan poin penentu. Leo-Indah tak bisa mengatasi perlawanan Kunlavut Vitidsarn-Phittayaporn Chaiwan dan kalah dua gim langsung 12-21, 16-21.

Halaman:

Editor: Vebertina Manihuruk

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X