Senin, 16 Desember 2019

Bandung United Tak Hilang Asa di Laga Berikutnya

- 4 Juli 2019, 22:57 WIB
PEMAIN Bandung United saat membawa bola dalam laga kontra PSPS Riau, Selasa, 2 Juli 2019.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

BANDUNG,(PR).- Menghadapi Persibat Batang pada pekan keempat Liga 2, di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu, 7 Juli 2019, Bandung United optimistis bisa meraih poin penuh pertamanya setelah di laga kandang sebelumnya hanya berbagi satu poin dengan PSPS Riau.

Pelatih Bandung United Liestiadi mengatakan, sebelumnya jajaran pelatih telah melakukan evaluasi menyeluruh terkait hasil imbang di pertandingan sebelumnya. Saat melawan PSPS Riau, banyak peluang diciptakan oleh timnya tetapi gagal berbuah gol.

Kan setiap latihan itu berdasarkan hasil evaluasi dari pertandingan terakhir, pertandingan terakhir kita kan melawan PSPS kalau realisasi saya secara menyeluruh finishing touch kita, tapi kita gak selalu menyalahkan pemain karena finishing touch itu memerlukan fokus dan ketenangan,” tuturnya di Stadion SPOrT Jabar, Jalan Pacuan Kuda, Kamis, 4 Juli 2019.

Dia menambahkan, para pemainnya telah dilatih penyelesaian akhir pada latihan. "Nah kalau fokus dan ketenangan itu habis pasti mungkin faktor stamina juga, nanti kita ada perubahan dari taktik supaya dalam menyerang mereka lebih bertenaga,”katanya.

“Kita lihat lawan PSPS kalau dalam stamina kita lebih bagus kita mau main lebih agresif pressing di depan, itu memang sukses kita tapi finishing akhir enggak semua pemain ngawur tapi di satu sisi kualitas pemain juga mempengaruhi. Tapi jangan lupa kita sebagai pelatih harus berpikir positif bahwa kondisi fisik pemain mereka lebih capek karena merebut bola kita paksakan, sehingga saat  mendapat bola energi tidak cukup untuk finishing jadi mengganggu fokus dan kesiapan dalam menciptakan gol,”ucapnya.

Melihat kondisi pemain saat ini, Liestiadi menilai para anak asuhnya telah kembali fit dan siap bermain maksimal saat menghadapi Persibat Batang. Bahkan para pemain langsung diasah kemampuannya dengan mencoba beberapa strategi untuk pertandingan nanti.

“Kita harus maklum juga tapi kita main dengan gaya kita, yang penting kita menang dipertandingan dan bisa menciptakan peluang tercipta. Makin banyak peluang tercipta gol, gol makin besar. Nanti lawan Batang anak-anak sudah fokus dan siap dan bisa menciptakan gol ke gawang lawan,”katanya.

Pelatih yang pernah menangani Persipura ini menambahkan, selain penyelesaian akhir yang menjadi sorotan, organisasi bertahan juga masih harus ditingkatkan karena lawan beberapa kali bisa memanfaatkan celah yang ada. “Organisasi bertahan juga, kemarin ada beberapa terlalu anggap enteng pemain lawan. Menit terkahir juga itu harus kita perbaiki dan kita tetap ada evaluasi dan koordinasi dalam bertahan,”ujarnya.

Meski Persibat Batang di pertandingan sebelumnya kalah, Liestiadi mengingatkan kepada para pemainnya untuk sellau mewaspadi lawan, larena mereka memiliki motivasi yang sangat tinggi untuk bisa mencuri poin pertamanya di kandang lawan. “Kemarin mereka (Persibat Batang) kalah 4-0 kalau liat persiapan mereka lebih lama persiapan kalau enggak salah 3 bulan dan kita dua minggu. Tapi mungkin dengan trek rekor mereka kalah kita tetap waspada. Lawan Batang kita tetap fight untuk meraih tiga poin,” ungkapnya. 


Halaman:

Editor: Eva Fahas

Tags

Komentar

Terkini

X