Maung Bandung FC Pertanyakan Pernyataan Asporv PSSI Jawa Barat

- 14 Mei 2019, 20:40 WIB
PEMILIK klub Liga 3 Jawa Barat Maung Bandung FC dan Liga 3 Banten Duta FC Banten Denny Susanto menunjukkan surat putusan PSSI Pusat di kantornya Jalan Astana Anyar, Kota Bandung.*/MIRADIN SYAHBANA RIZKY/PR

"Kalau Maung Bandung harus keluar keanggotaan saya kira tidak mungkin, bagaimana pun juga Maung Bandung FC pernah membawa harum Kota Bandung dan Jawa Barat," ujar Denny.

Lagipula, kata dia, Maung Bandung baru satu kali tidak mengikuti kompetisi di Jawa Barat. "Jadi apa haknya mereka mencoret kami bahkan tidak mengundang sebagai voter di kongres," tuturnya.

Di sisi lain, mantan Sekjen Asprov PSSI, Jafar Sidik yang mengakui bahwa Maung Bandung FC saat itu tidak menyatakan mundur atau keluar, tetapi hanya pindah homebase ke Yogyakarta. Sebab saat manajemen Maung Bandung FC melayangkan surat dirinyalah yang memberikan surat pengantarnya pada waktu itu.

“Waktu itu surat pengantarnya dari saya karena saya waktu itu masih menjabat Sekjen. Jadi dalam surat itu bukan mundur tapi pindah homebase ke Jogya, bukan mundur atau keluar. Posisinya sama karena disana juga PSSI juga kalau misalnya di Jogya tidak jadi dan kembali lagi ke Jawa Barat ya posisinya sama hanya sebagai anggota PSSI," kata Jafar.

Jafar menegaskan, untuk kasus seperti Maung Bandung FC tidak ada masalah dan tidak ada aturannya apabila pindah homebase lantas dianggap keluar keanggotaan. “Tidak ada aturannya pindah langsung dianggap keluar, tidak seperti itu, saya yang dulu memberikan surat pengantarnya, jadi saya  simpulkan Maung Bandung FC bukan tidak ikut kompetisi, tetap ikut  kompetisi tapi pindah homebase saja, arsipnya masih ada di Asprov PSSI Jawa Barat, kalau pun di Yogya tidak diterima dan kembali ke Jabar masih tetap sebagai anggota Asprov Jabar, itu boleh," ujarnya.***

Halaman:

Editor: Eva Fahas


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X