Selasa, 10 Desember 2019

Tim Pelatda Bola Voli Jabar untuk PON XX Segera Diperkenalkan

- 2 Mei 2019, 21:23 WIB
ILUSTRASI bola voli.*/Ist

BANDUNG, (PR).- Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jawa Barat berencana untuk segera memperkenalkan secara resmi tim pemusatan latihan daerah bola voli Jawa Barat yang dipersiapkan menghadapi PON XX/2020 Jabar. Saat ini, tim bola voli indoor maupun pasir sudah terbentuk.

"Sebelum tim pelatda bola voli Jabar ini kami launching, kami ingin semua aspek sudah lengkap, terutama dari sisi non teknis, salah satunya seragam latihan. Mengenai hal-hal teknis, saya pikir semua sudah siap," ujar Ketua Umum Pengprov PBVSI Jabar MQ Iswara di Bandung, Kamis, 2 Mei 2019.

Dia mengatakan, penanganan hal-hal teknis sudah dilakukan Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) PBVSI Jabar melalui persiapan matang. Persiapan tersebut dimulai dari pelaksanaan tahapan seleksi atlet daerah yang dilakukan secara maraton, baik untuk bola voli indoor maupun pasir.

"Kemarin sudah digelar seleksi dan terpilih atlet terbaik yang akan menjadi bagian tim bola voli indoor maupun pasis Jabar untuk PON XX," tuturnya.

Dia mengatakan, skuat bola voli indoor Jabar dihuni para atlet yang sudah teruji melalui partisipasi pada beberapa kompetisi yang digelar secara reguler, meliputi kejuaraan daerah, kejuaraan nasional, livoli, hingga kejuaraan bola voli kasta tertinggi di Indonesia, proliga.

"Jabar merupakan provinsi yang memiliki jumlah kompetisi dan klub terbanyak pada cabang bola voli indoor. Jadi secara fisik, teknik, hingga kerja sama tim, para atlet indoor sudah teruji dan stabil. Bahkan banyak atlet dari luar provinsi Jabar justru dititipkan di beberapa klub di Jabar untuk mengikuti kompetisi disini," kata Iswara.

Menurut dia, proses latihan untuk bola voli indoor sudah berjalan baik dengan banyaknya kompetisi yang digelar. Namun dia mengakui, untuk bola voli pasir masih dibutuhkan penanganan khusus. 
Pemusatan latihan jangka panjang sangat diperlukan untuk peningkatan kualitas para atlet bola voli pasir Jabar.

"Mungkin karena bola voli pasir ini belum begitu populer di kalangan masyarakat umum maupun pengusaha yang sebenarnya potensial menjadi sponsor. Voli pasir mungkin belum terlalu seksi dan menarik bagi para sponsor. Oleh karena itu, kami akan berupaya membuat bola voli pasir ini 'lebih seksi' supaya dapat menarik sponsor. Dengan demikian, pelaksanaan pelatda dengan sistem sentralisasi bisa lebih cepat. Apalagi, potensi atlet voli pasir Jabar tidak kalah bagus dibandingkan indoor," ujarnya.

Dia menilai, tim voli pasir Jabar memiliki kans untuk bisa meraih medali emas PON XX. Pada gelaran PON XIX tahun 2016, sebagai tuan rumah, tim bola voli pasir Jabar hanya mampu meraih satu medali perunggu. Sementara itu, voli putri indoor berhasil mempersembahkan medali emas.


Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

X