Jumat, 13 Desember 2019

Penggantian Kepemimpinan PT LIB Tidak Pengaruhi Liga 1

- 2 April 2019, 06:11 WIB
Ilustrasi.*/CANVA

JAKARTA, (PR).- Perubahan puncak direksi PT Liga Indonesia Baru (LIB) besar kemungkinan akan berlangsung setelah Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI berlangsung. Saat ini, posisi puncak direksi ditempati oleh Komite Eksekutif Dirk Soplanit, sedangkan Komisaris Utama adalah Gusti Randa. 

Perubahan puncak direksi LIB, menurut Gusti, merupakan kewenangan penuh dari direksi. Pihaknya tidak ikut campur. Namun, mengingat konsentrasi saat ini adalah untuk mempersiapkan KLB, besar kemungkinan,  akan dilakukan setelah terbentuknya kepengurusan baru PSSI. 

"Setelah RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham), maka direksi lama berakhir. Pak Dirk dengan kewenangannya pun melakukan pergantian CEO dan COO. Karena itu benar-benar persoalan kedireksian bukan komisaris. Namun, karena sementara ini kita fokus pada KLB, maka kita akan menunggu terbentuknya kepengurusan baru PSSi dulu. Karena kalau ditentukan sekarang, ada kepengurusan baru, pasti mau ada perubahan lagi. Masa masa kepemimpinan Direksi LIB hanya 4 bulan?," aku Gusti. 

Dia menilai bahwa tidak persoalan jika saat ini hanya Dirk yang memegang kendali kompetisi Liga 1 jelang musim baru. Karena pergantian kepemimpinan LIB dinilainya tidak akan mempengaruhi Liga 1. 

"Kompetisi akan tetap berjalan sesuai jadwal, yakni 8 Mei 2019. Tapi kepengurusan baru LIB, kita tahu lah, kalau ada Ketua Baru, pasti dia juga akan bentuk direksi baru lagi, orang baru lagi. Makanya tega gak, kalau diangkat sekarang lalu empat bulan lagi diganti? Dari pada mempermalukan orang, lebih baik dipegang oleh Pak Dirk saja. Toh, perjalanannya sebentar lagi, jadi jalan saja. Apalagi Liga 1 tetap berjalan," tuturnya.
 
Setelah KLB diperkirakan paling cepat Agustus mendatang, Gusti mengatakan mempersilakan direksi saat ini untuk melakukan perubahan. Mau menambah orang di jajaran direksi dipersilakannya atau justru tetap dengan hanya seorang pemimpin saja, dirinya mengaku tidak masalah. Karena, ucapnya yang terpenting adalah Liga 1 tetap bisa berjalan tanpa ada halangan. 

"Karena ini kan masalah PT (Perseroan Terbatas) ya, jadi kan privat sifatnya. Jadi mau satu atau tiga direksi pun nantinya perubahannya, diserahkan kembali kepada para pemilik saham," ungkapnya.

Sementara itu, jadwal Liga 1 musim 2019 saat ini sedang dalam tahap finalisasi di level PSSI. Diperkirakan jadwal tersebut akan dirilis antara pekan pertama dan kedua April ini. 

"Saat ini jadwal sudah diserahkan ke PSSI untuk disesuaikan dengan agenda Timnas agar tidak bentrok, dan rencananya akan dirilis minggu pertama atau minggu kedua April ya. Semua sudah oke, timelinenya juga sudah jelas," tukas Dirk.

Setelah di acc oleh PSSI, maka jadwal akan langsung di share kepada para para tim peserta musim depan. Hingga nantinya tinggal dipadukan mana regulasi Liga 1 dan Liga 2, mengingat keduanya saling terkait antara regulasi.


Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

X