Jumat, 21 Februari 2020

Kegigihan Libero Vietnam Dianggap Jegal Langkah Aprilia Manganang dkk. di Asian Games 2018

- 31 Agustus 2018, 11:55 WIB
Bola Voli Asian Games 2018 di Voli Indoor Senayan, Jakarta, Jumat 31 Agustus 2018.

JAKARTA, (PR).- Tim voli putri Indonesia harus memendam asa untuk naik level di Asian Games 2018 ini. Harapan Aprilia Manganang dkk. untuk bisa finis di posisi 5/6 gagal tercapai setelah ditaklukan Vietnam dalam pertandingan perebutan posisi yang berlangsung di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Jumat 31 Agustus 2018. 

Indonesia kalah 1-3 (29-27, 18-25, 25-22, 25-22) dalam pertandingan tersebut. Hasil tersebut, akhirnya membuat Indonesia harus menghadapi Filipina untuk perebutan peringkat 7/8. Filipina pun terlempar dalam persaingan 5/6 setelah takluk atas Kazakhstan 2-3 (11-25, 25-22, 15-25, 25-22, 14-16).

Di peringkat 9 sendiri, akhirnya ditempati oleh Taiwan yang kemarin dalam perebutan peringkat 9/10 menang atas India 3-0 (25-21, 25-16, 25-15,). India pun di rangking ke-10. 

Kendati finis di posisi kedelapan pun di laga nanti, tetap catatan voli putri Indonesia lebih baik di Asian Games. Pasalnya tahun lalu, Indonesia bahkan tidak lolos kualifikasi untuk masuk ke Asian Games 2018. Di awal pun menurut Kapten tim Indonesia Amalia Fajrina Nabila, mereka hanya ditargetkan hingga 8 besar. 

Gagal manfaatkan momentum

Pada pertandingan tersebut, Indonesia kehilangan poin di set pertama setelah kalah tipis. Namun, di set kedua, Aprilia Manganan dkk. sukses membalaskan kekalahan sebelumnya untuk menyamakan kedudukan 1-1. Sayangnya di set ketiga, sudah unggul 13-9 Indonesia gagal memanfaatkan momentum. Koordinasi kurang bagus di lapangan tengah, membuat pertahanan kosong dan sering kali dimanfaatkan lawan dengan mulus. Hingga akhirnya mereka mampu menyamakan kedudukan 16-16. 

Koordinasi yang kurang bagus di tengah, kembali membuat blunder. Hingga Indonesia pun langsung tertinggal dua angka, 18-16. Timnas sempat menahan lewat servis bagus dari Novia Andriyanti. Hal itu membuat poin Indonesia bertambah 19-20. 

Tapi kegigihan libero Vietnam Nguyen Thi Kim Lien dalam mengejar bola membuat Indonesia kesulitan untuk mematikan pertahanan lawan. Hingga terjadi selisih angka yang tipis 21-20 meski tetap untuk keunggulan Vietnam. Akhirnya, pertahanan tengah Indonesia yang kopong kembali jadi bulan-bulanan mereka. Hingga akhirnya kalah 22-25. 

Pada set penentuan, beberapa kali Smes Aprilia Manganan menjadi penyelamat Indonesia. Namun, sayangnya lagi-lagi lini tengah pertahanan Indonesia yang kosong jadi bulan-bulanan dan membuat Indonesia akhirnya kalah di set ini. 

Halaman:

Editor: Wina Setyawatie

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X