Kroasia Vs Inggris, Saatnya Patahkan Mitos

- 11 Juli 2018, 07:49 WIB

TIM Nasional Kroasia dan Inggris akan ­saling berhadapan untuk berebut tempat di ­final Piala dunia 2018. ­Pertandingan tersebut akan menjadi penentuan bagi Kroasia karena jika menang maka mereka akan ­berpeluang menjadi juara baru di pesta bola terbesar di jagat raya ini.

Kroasia memang sudah menunggu bertahun-tahun untuk mengusir kenangan buruk kekalahan di ­semifinal Piala Dunia. ­Stadion Luzhniki yang ­terletak di Kota Moskow akan menjadi saksi bisu mengingat Inggris dan Kroasia ­sama-sama memiliki kekuatan yang merata.

Inggris terakhir kali berlaga di semifinal pada 1990 ketika kalah dalam drama adu penalti melawan Jerman Barat di Turin, dan delapan tahun kemudian Kroasia yang kala itu sudah menjadi negara tersendiri ­untuk pertama kali tampil di Piala Dunia kalah dari tuan rumah Prancis yang akhirnya menjadi juara.

Beberapa negara yang tersingkir melihat bahwa laju Kroasia yang diperkirakan tidak bisa lolos ke semifinal adalah suatu sukses besar. Anggapan tersebut ada benarnya mengingat pada 28 tahun lalu Inggris ­disingkirkan Italia padahal ketika itu Inggris diperkuat beberapa pemain top seperti Gary Lineker dan Paul Gascoigne.

loading...

Kane dan Raheem masih andalan

Bagaimanapun, masing-masing negara punya kenangan tersendiri dan memakai itu sebagai motivasi. Para pemain Kroasia saat ini yang dianggap punya generasi emas tetap mengagumi pemain generasi 1998 seperti Zvonimir Boban dan Davor Suker.

Penampilan Inggris yang sedang on fire, membuat the Three Lions pun tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang telah mereka raih di Piala Dunia 2018 Rusia. ­Namun, mereka juga mengakui Kroasia akan menjadi salah satu lawan beratnya di semifinal nanti.

Prestasi terbaik Inggris di Piala Dunia adalah meraih gelar juara pada Piala Dunia 1966. Selepas itu prestasi tim yang kini ­diasuh oleh Gareth Southgate tersebut ­pernah menempati peringkat keempat di ­Piala Dunia 1990 Spanyol, selebihnya hanya bisa bermain hingga perempat final.

Bahkan kekalahan Inggris pada Piala Dunia 1990 ­sempat menjadi film ­dokumenter dan menjadi bagian sejarah kelam ­mereka. Berbekal amunisi pemain muda, selama tampil di Rusia mereka bisa bermain konsisten.

Halaman:

Editor: Irfan Subhan


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X