Piala Uber 2018, Dinar Dyah Ambisius Membuktikan Diri

- 22 Mei 2018, 06:58 WIB

TAMPIL perdana membela Indonesia di ajang Piala Uber 2018, tunggal ketiga Indonesia Dinar Dyah Ayustine mengaku ingin membuktikan diri. Ambisinya untuk bisa turut menyumbangkan poin untuk Indonesia akhirnya kesampaian. 

Diturunkan sebagai tunggal kedua saat melawan Perancis di pertandingan kedua fase grup, Dinar sukses menjadi penentu Indonesia lolos ke babak perempat final. Menghadapi Marie Batomene, dia menang straigh game 21-17, 21-10 dalam 34 menit. 

Bisa menyumbangkan poin, Dinar pun bahagia. Raut mukanya bahagia usai pertandingan. Sambil tersenyum gadis asal PB Djarum bercerita perasaannya.

"Ini pengalaman pertama saya perkuat tim Piala Uber. Jadi pas dibilang main, pengan buktiin aja bahwa saya juga mau nyumbang poin. Deg-degan pas diumumin main hari ini ada. Tapi lebih kuat keinginan untuk ngeluarin yang terbaik biar bisa menang dan sumbang poin," katanya. 

Permainannya sebelumnya menurut dia belum merupakan performa terbaiknya. Mengingat di game pertama dia mengaku masih lambat pergerakan kakinya. Berbeda dengan permainannya yang biasa. Kakinya lambat, menurut dia karena terbawa permainan lawan. 

"Kaki kelambatan di game pertama, jadi malah ngikuti permainan lawan. Ambil poinnya satu-satu. Game kedua aku maunya neken dia (Maria -Red.) terus, dan waktu temponya dinaikin mainnya jadi enak. Disini sudah mulai dapat ritme permainannya," katanya. 

Peluang terbuka lebar

Dengan kemenangan ini, maka terbuka peluang untuk Dinar kembali diturunkan melawan Tiongkok besok, Rabu 23 Mei 2018. Menanggapi adanya kesempatan itu, dia mengaku siap saja bila memang Manajer dan Pelatih kembali mempercayakannya untuk main lagi. 

"Mau dimainin apa enggak, kan belum tahu, tapi saya siap saja kalau dimainin. Fokus pada diri sendiri saja kalau diberikan kesempatan untuk main lagi. Kalau pun main lagi saya harus lebih bisa mengatur "feeling" mainnya. Karena di pertandingan ini kurang enak permainannya," tuturnya. 

Menjadi bagian dari Tim Piala Uber Indonesia, menurutnya menjadi pengalaman tidak terlupakan. Pasalnya, disini dia mengaku merasakan bagaimana sebenarnya kekompakan sebuah tim. 

Halaman:

Editor: Wina Setyawatie


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X