Indonesia Open 2017 Cari Juara Baru Ganda Putra dan Campuran

- 11 Juni 2017, 17:38 WIB

Sementara Berry/Hardianto meskipun di awal sudah bertemu dengan unggulan kedua, Mathias Boe/Carrsten Mogensen, tapi bila berhasil maju maka peluang mereka akan lebih terbuka, bahkan kemungkinan bisa lebih dari babak perempat final. Pasalnya, dari pasangan yang lainnya, Berry/Hardianto yang memiliki jalur paling aman. 

Sebagai andalan, Kevin/Marcus mengaku banggan bila menjadi tumpuan. Tapi mereka tidak ingin terbebani dengan target yang diberikan. Mereka memilih fokus menghadapi satu demi satu lawan sejak babak pertama. 

"Beban tidak dipikirkan, malah bangga kalau bisa jadi tumpuan. Soal persiapan, sudah bagus. Karena ini kan memang kejuaraan yang ditunggu-tunggu," tukas Marcus. 

Kevin menambahkan, bila selepas Piala Sudirman tidak banyak waktu lagi untuk persiapan. Jadi jelang turnamen dimulai, dia mengaku lebih menyiapkan kesiapan mental saja. Karena menurutnya, dirinya ada sedikit masalah. 

"Persiapan lebih bagus. Fokus ke mental. Tapi beberapa hari kemarin ada sedikit masalah. Namun, ini masih rahasia, saya belum bisa bilang masalahnya apa,” tuturnya. 

Secara persaingan, di tahun ini mereka menilai jika persaingan di sektor ganda putra jauh lebih merata. Hingga membuat kans semua pemain pun sama di Indonesia Open ini. 

"Kans sama, karena kekuatan merata. Semua peluang 50-50, karena kami pernah menang-kalah dengan lawan-lawan di Kejuaraan ini. Tinggal nanti siapa yang lebih siap saja di lapangan, dia yang akan menang," jelas Kevin kemudian. 

Ganda campuran

Sama dengan ganda putra. Ganda campuran juga sama berpeluangnya bisa menebus babak perempat final. Hal itu melihat dari hasil undian, dimana Praveen Jordan/Debby Susanto yang merupakan unggulan ketujuh, berkesempatan bisa mencapai "8 besar" bila bisa mengatasi Mathias Christiansen/ Sara Thygesen dan Reddy B. Sumeeth/Ashwini Ponnappa. 

Baru di perempat final nanti mereka akan menemui lawan yang lebih menantang, yakni unggulan pertama asal Tiongkok Zheng Siwei/Chen Qingchen. Dalam rekor pertemuan mereka, selama tiga kali laga yang sudah dijalani, Praveen/Debby belum pernah menang sekalipun. 

Sementara untuk andalan Indonesia lainnya, Tontowi/Liliyana, ganda Korea Kim Dukyoung/Kim Ha Na akan jadi lawan pertama mereka. Kim Ha Na kali ini kembali dengan pasangan barunya. Sebelumnya dia berpasangan dengan Ko Sung Hyun yang di tahun lalu memutuskan mundur dari Pelatnas Korea. Bersama Sung Hyun, pasangan negeri Gingseng ini menempati peringkat 8 dunia. 

Halaman:

Editor: Wina Setyawatie


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X