Kisah Pilu Mantan Atlet Indonesia: Dulu Berprestasi, Kini Galang Donasi

- 13 Agustus 2021, 15:49 WIB
Ilustrasi kisah pilu beberapa altet Indonesia yang dulu berprestasi kini galang donasi.
Ilustrasi kisah pilu beberapa altet Indonesia yang dulu berprestasi kini galang donasi. /PIXABAY/Geralt

PIKIRAN RAKYAT – Di balik hingar-bingar kemeriahan Olimpiade Tokyo 2021 yang masih terasa, kisah pilu mantan atlet Indonesia yang mungkin tidak banyak disorot kini mulai timbul ke permukaan.

Salah satunya adalah mantan atlet gimnastik yang mewakili Indonesia pada kejuaraan tingkat dunia pada 20 tahun silam, Amin Ikhsan.

Kehidupan pria yang saat ini tinggal di Kota Bandung tersebut jauh dari kemewahan sebagai mantan atlet yang mengharumkan nama Indonesia, sebab yang tersisa hanyalah medali yang kini tak berarti.

Padahal pada 20 tahun silam, Amin Ikhsan berjuang mati-matian demi nama Indonesia bisa berada di podium tiga besar.

Baca Juga: Ayu Ting Ting Kembali Tantang Haters, Petisi Pencekalannya Tembus 100.000 Tanda Tangan

Aksi terakhirnya sebagai atlet Pelatnas adalah dalam ajang SEA Games XXIII/2005, serta masih meraih perunggu di PON 2000 dan 2004.

Akan tetapi, nasibnya saat ini dapat dibilang mengiris hati lantaran menjadi salah satu korban penggusuran lahan Kebonwaru, Kecamatan Kiaracondong, Bandung, Jawa Barat.

Mantan atlet senam Jawa Barat Amin Ikhsan (42)  me­ngukur tekanan oksigen yang dia hirup di tenda sementara di kawasan bongkaran  RT 01 RW 03 Kelurahan Kebonwaru, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Minggu, 9 Agustus 2015.
Mantan atlet senam Jawa Barat Amin Ikhsan (42) me­ngukur tekanan oksigen yang dia hirup di tenda sementara di kawasan bongkaran RT 01 RW 03 Kelurahan Kebonwaru, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Minggu, 9 Agustus 2015. Pikiran Rakyat/Armin Abdul Jabbar
Hal itu adalah karena tanah yang ditempati Amin Ikhsan dan warga lainnya selama puluhan tahun tersebut adalah milik negara.

"Dari awal pembebasannya sudah jelas, ini tanah negara. Hanya masalah waktu kalau negara butuh," ucap Ridwan Kamil saat masih menjabat sebagai Wali Kota Bandung tahun 2015 lalu.

Lahan yang disulap menjadi Kiara Artha Park itu pun menyisakan kisah pilu bagi ratusan keluarga yang terdampak pembangunannya tersebut.

"Waktu masih aktif jadi atlet, saya menabung untuk bisa membeli rumah impian. Eh setelah terwujud, saya malah harus jadi korban penggusuran dan kini sudah tidak punya apa-apa," kata Amin Ikhsan.

Halaman:

Editor: Ikbal Tawakal

Sumber: kitabisa.com


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X