Pikiran Rakyat
USD Jual 14.032,00 Beli 14.130,00 | Sedikit awan, 22.1 ° C

Kamp Sepak Bola Berstandar FIFA di Cikidang Kabupaten Sukabumi Dibangun 2020

Gita Pratiwi A
KETUA Umum PSSI Mochamad Iriawan atau yang akrab disapa Iwan Bule.*/ANTARA
KETUA Umum PSSI Mochamad Iriawan atau yang akrab disapa Iwan Bule.*/ANTARA

PALABUHANRATU, (PR).- Untuk pertama kalinya, Indonesia akan memiliki kamp sepak bola. Desa Sumersari dan Cicareuh, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi dipilih sebagai lokasi kamp tersebut. Anggaran Rp 40 miliar disiapkan untuk pembangunan kamp yang dimulai 2020 itu.

Ketua Umum Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia, Mochamad Iriawan, meninjau lahan lokasi soccer camp tersebut, Sabtu, 9 November 2019. Dikutip dari Kantor Berita Antara, lahan 8 hektare, yang digunakan itu merupakan hibah dari pemerhati dan pecinta sepak bola Indonesia.

Iwan Bule, demikian Iriawan akrab dikenal, menegaskan, sumbangsih itu untuk meningkatkan kualitas para atlet baik tingkat nasional maupun internasional.

"Pembangunan soccer camp ini Sukabumi ini menjadi proyek percontohan di Indonesia," Iwan Bule.

Ia menjelaskan, kamp akan dibangun ini dalam standar Federasi Sepak bola Internasional (FIFA), sebagai pemberi dana hibah. Misalnya dalam penggunaan rumput khusus. Dengan adanya lapangan sepak bola seperti ini tentunya bisa menambah semangat para atlet sepak bola Indonesia untuk meningkatkan kualitasnya.

"Di tempat itu kami berencana membangun enam lapangan berstandar FIFA yang bisa digunakan untuk alet junior hingga senior. Dipilihnya Kecamatan Cikidang untuk pembangunan ini selain tempatnya yang tepat juga lahannya merupakan hibah untuk PSSI," katanya.

Satu daerah satu kamp sepak bola

Iwan Bule juga memimpikan di setiap daerah di Indonesia minimalnya memiliki satu kamp sepak bola. Tujuannya untuk memacu peningkatan kualitas atlet sepak bola Indonesia agar mampu bersaing dengan negara lainnya. Tidak hanya di tingkat Asean saja tetapi dunia.

Sementara itu, wartawan sempat menyinggung eks pengganti pelatih Timnas Indonesia Simon McMenemy yang beberapa waktu lalu dipecat. Dia bergurau, Jose Mourinho bisa saja melatih timnas dalam upaya meningkatkan prestasi dan kualitas atlet.

"Kami masih mencari penggantinya yang tepat dan ada beberapa nama seperti Luis Milla dan Shin Tae-yong. Tetapi tidak menutup kemungkinan ada nama lain dan kemungkinan Mourinho juga bisa," katanya sambil tersenyum.

Namun demikian Iwan mengatakan, ia telah  meminta Simon McMenemy untuk mendampingin timnas yang terakhir kalinya di Malaysia. Kendati pun yang bersangkutan mengatakan tidak bisa mendampingi lagi. 

Mengenai 2020 mendatang Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20, Iwan mengatakan momen itu harus dimanfaatkan dengan berprestasi serta mengimbangi timnas dari negara lain yang mempunyai atlet berkualitas dunia.***

Bagikan: