Pikiran Rakyat
USD Jual 14.037,00 Beli 14.135,00 | Sedikit awan, 20.4 ° C

Ahsan-Hendra Gagal Susul Kevin-Marcus ke Semifinal China Open 2019

Miradin Syahbana Rizky
Ilustrasi.*/DOK PR
Ilustrasi.*/DOK PR

FUZHOU, (PR).- Pasangan ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan-Hendra Setiawan gagal menyusul langkah rekan senegaranya, Marcus Fernaldi Gideon-Kevin Sanjaya Sukamuljo ke semifinal Fuzhou China Open 2019. 

Bertanding di Haixia Olympic Sports Center pada babak perempat final, Jumat 8 November 2019 Ahsan-Hendra kalah dua gim langsung 13-21 dan 20-22 dalam durasi 26 menit dari wakil muda Malaysia, Aaron Chia-Soh Wooi Yik.

Sejak awal gim pertama, Ahsan-Hendra terus tertinggal. Meski sempat menyamakan kedudukan pada posisi 10-10, Ahsan-Hendra kembali tertinggal seusai interval gim pertama hingga akhirnya gagal mengamankan gim pertama dan kalah 13-21.

Memasuki set kedua, pertandingan berjalan lebih sengit. The Daddies yang sempat tertinggal 10-14 menyamakan kedudukan dan terus mendekati perolehan angka pasangan Malaysia.

Akan tetapi, Ahsan-Hendra tidak mampu membendung kecepatan permainan yang ditampilkan Aaron Chia-Soh Wooi Yik dan kalah 20-22 pada gim kedua.

Hasil tersebut membuat Indonesia hanya mengirimkan satu wakilnya di nomor ganda putra ke partai semifinal, yakni Marcus-Kevin. 

Marcus-Kevin akan melawan Satwisairaj Rankireddy-Chirag Shetty dari India yang mengalahkan unggulan ketiga asal Tiongkok Li Junhui-Liu Yuchen.

Pertemuan terakhir kedua pasangan tersebut dimenangi Marcus-Kevin saat babak final French Open 2019 pekan lalu.

Untuk mencapai semifinal China Open 2019, Kevin-Marcus menyingkirkan ganda Jerman Marks Lamsfuss-Marvin Seidel lewat permainan dua gim 21-14 dan 21-19 di Haixia Olympic Sports Center.

Seusai laga, Badmintonindonesia melaporkan, Kevin menyebut penampilannya kali ini lebih baik meski ganda asal Jerman menampilkan performa terbaiknya sehingga menyulitkan dia dan Marcus.

“Hari ini penampilan kami lebih baik dibanding kemarin, untuk pertandingan besok, kami harus lebih fokus karena lawannya pasti lebih berat lagi. Pemain Eropa punya banyak taktik, bisa mengubah servis. Melawan pemain Eropa harus fokus dan lebih sabar,” kata Kevin.

Dia juga memuji penampilan lawannya. Menurut Kevin, postur tinggi atlet Eropa membuat mereka sulit ditundukkan. Selain itu, pengembalian bola lawan sangat tajam.

“Penampilan lawan hari ini bagus, mereka tidak mudah ‘mati’, mereka banyak mendapat poin dari servis. Postur mereka tinggi, jadi pengembaliannya tajam,” ujar Marcus.

Kemenangan kali ini semakin mengukuhkan dominasi Kevin-Marcus atas Mark-Marvin yang dalam 5 rekor pertemuannya selalu mengalahkan duet Jerman berperingkat dunia 18 BWF tersebut.

Mengenai lawannya di semifinal yakni Satwiksairaj Rankireddy-Chirag Shetty, Marcus mengatakan, “Mau bertemu siapa saja, sama. Kami yang harus lebih fokus,” tutur Marcus.***

Bagikan: